Rabu, 15 April 2026

membangun prilaku anti korupsi

 Nama Guru            : Yulian Wilyanus

- Mapel Diampu       : Bimbingan dan Konseling

- Hari/Tanggal          : Rabu, 16 April 2026

- Kelas                      : IX. 

- Materi                    : Membangun prilaku  anti korupsi


 Tujuan Layanan : Peserta didik dapat Merancang Langkah-langkah membangun Perilaku Anti Korupsi

 Materi 

Istilah korupsi berasal dari bahasa latin yakni corruptio. Dalam bahasa Inggris adalah corruption atau corrupt, dalam bahasa Perancis disebut corruption dan dalam bahasa Belanda disebut dengan coruptie. Dan dari bahasa Belanda itulah lahir dan diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan kata korupsi.1 Korup berarti busuk, buruk; suka menerima uang sogok (memakai kekuasaannya untuk kepentingan sendiri dan sebagainya).2 Korupsi adalah perbuatan yang buruk (seperti penggelapan uang, penerimaan uang sogok dan sebagainya.

Untuk menghindari dan mengikis perbuatan koruptif perlu ditanamkan nilai-nilai antikorupsi yang diharapkan dapat menumbuhkan budaya antikorupsi termasuk di lingkungan kerja. Terdapat Sembilan nilai integritas yang juga dikenal sebagai nilai antikorupsi yang dirumuskan oleh Komite Pemberantasan Korupsi ( KPK ), yaitu sebagai berikut:

1.      Jujur                       : Lurus hati, tidak berbohong, tidak curang

2.      Peduli                        Mengindahkan, memperhatikan atau menghiraukan orang lain

3.      Mandiri                 :   Tidak bergantung pada orang lain

4.      Disiplin                   : Taat terhadap peraturan, baik yang tertulis maupun tidak tertulis

5.      Tanggung jawab      : Siap menanggung akibat dari perbuatan yang dilakukan, tidak buang badan

6.      Kerja keras              : Gigih dan fokus dalam melakukan sesuatu, tidak asal-asalan

7.      Sederhana               : Bersahaja, tidak berlebih-lebihan

8.      Berani                  : Mantap hati dan percaya diri, tidak gentar dalam menghadapi bahaya, kesulitan, dan sebagainya

9.      Adil                          : Berlaku sepatutnya, tidak sewenang-wenang


Langkah-langkah membangun perilaku anti korupsi !

1.       Mengikuti ekstrakurikuler khusus tentang anti korupsi

2.       Mempraktikan perilaku disiplin dalam beraktifitas sehari-har

3.       Mempraktikan perilaku  jujur setiap hari

4.       Menanamkan nilai-nilai anti korupsi melalui pembiasaan di sekolah

5.       Memasang banner/poster tentang anti korupsi sebagai pengingat

6.       Membentuk FGD untuk membahas periilaku anti korupsi


1.      Lembaga mana yang paling korup, dan apa saja modus korupsi yang sering dilakukan di Indonesia

 

 

 

 

 


2.      Nilai-nilai apa saja yang dilanggar oleh lembaga-lembaga yang melakukan korupsi ?

 

 

 

 


3.      Dampa kapa saja yang di derita negara dan Rakyat Indonesia karema perilaku korupsi tersebut.

 

 

 

 

 


4.      Langkah apa yang dapat kalian lakukan agar kelak kalian tidak menjadi koruptor

 

 

 

 ASSESMEN AKHIR

Understanding

1.      Tuliskan 3 contoh  perilaku  Anti Korupsi    yang sudah sering kamu lakukan  dan apa manfaat yang kalian dapat !

2.      Apa saja dampak korupsi yang dirasakan Masyarakat Indonesia pada umumnya , menurut pendapatmu

Comfortable

3. Jika diajak menyelewengkan uang kas kelas

a.   Sangat setuju                                                   c. Kurang Setuju

b.   Setuju                                                              d. Tidak setuju

4. Kalau membeli makanan di kantin saya akan membayar sesuai harga barang

a.  Sangat setuju                                                   c. Kurang setuju

b.  Setuju                                                              d. Tidak Setuju

5. Ketika melihat teman yang berhasil mengutil di koperasi sekolah saya akan

a.  Memuji                                                                       c. Pura-pura tidak tahu

b.  Meniru                                                            d. Melaporkan ke guru

Action

v  Pilihlah 1 kegiatan yang akan kamu praktikan untuk membangun Perilaku Anti Korupsi !

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 

Refleksi 

Setelah membahas materi anti korupsi manfaat apa yang kalian dapatkan ?

 

 

 

 Tindak Lanjut

Buatlah konten tentang membangun perilaku anti korupsi , dalam bentuk video/infografis/poster/ maping/artikel dll, kemudian upload di social mediamu untuk menginspirasi remaja lain !

 


Mengatasi Vandalisme di sekolah

 Nama Guru            : Yulian Wilyanus

- Mapel Diampu       : Bimbingan dan Konseling

- Hari/Tanggal          : Rabu, 15 April 2026

- Kelas                      : VIII.

- Materi                    : Mengatasi vandalisme di sekolah

Tujuan Layanan        : Peserta didik mampu menerapkan langkah-langkah mengatasi Vandalisme di Sekolah


MATERI                        : Apa itu Vandalise

Vandalisme adalah tindakan merusak atau menghancurkan properti tanpa izin pemiliknya. .Vandalisme umumnya melibatkan kerusakan properti seperti grafiti, coret coretan menggunakan pilox atau cat,  kerusakan jendela, dan struktur bangunan

A.     Dampak Negatif Vandalisme

Vandalisme lebih sering dilakukan oleh anak-anak muda atau remaja, termasuk di sekolah. Hal ini karena mereka belum memiliki kesadaran akan konsekuensi dari perbuatan yang telah mereka lakukan. Tindakan vandalisme di sekolah sering kali berupa tindakan mencoret meja, kursi, dinding, atau bahkan merusak fasilitas sekolah. Tidak adanya Sanksi yang tegas terhadap aksi vandalisme membuat vandalism terus berkembang dan dampaknya dirasakan sepanjang waktu, beberapa dampak vandalism diantaranya yaitu:

1.      Mengganggu ketertiban. Tidak hanya rusaknya lingkungan, namun ketertiban juga akan terganggu akibat adanya aksi vandalisme ini. Karena pada dasarnya remaja yang melakukan vandalisme akan melanggar tata tertib yang ada.

2.      Meningkatkan Biaya Pemeliharaan. Selain itu, vandalisme juga meningkatkan biaya pemeliharaan fasilitas publik. Setiap kali fasilitas publik dirusak, dana harus dialokasikan untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

3.      Mendorong Tindakan Kriminal Lainnya. Selain dampak langsungnya, vandalisme juga dapat mendorong tindakan kriminal lainnya. Ketika area publik menjadi sasaran vandalisme, seringkali mendorong peningkatan kejahatan, seperti pencurian, pemerasan, atau kekerasan.

4.      Menimbulkan kerusakan pada sebagian besar fasilitas umum. Corat-coret di jalan, kerusakan fasilitas umum, dan sampah yang berserakan menjadi pemandangan yang tidak sedap dipandang mata.  Hal ini  berdampak pada biaya perbaikan fasilitas umum yang tidak murah.

5.      Merusak Warisan Budaya. Beberapa fasilitas publik memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Misalnya, bangunan bersejarah atau monumen yang menjadi bagian dari identitas suatu daerah atau negara

Merusak keindahan lingkungan , tempat wisata, taman kota , kantor-kantor , komplek pertokoan, sekolah, rumah sakit halte , terminal dan fasilitas public lainnya.

A.     Langkah-Langkah Mengatasi Vandalisme

Biasanya, tindakan vandalisme dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan kerusakan atau merusak properti milik orang lain. Namun, terkadang tindakan vandalisme juga dilakukan sebagai bentuk protes atau ekspresi diri yang salah arah, oleh karena itu cara mengatasi dengan melibatkan berbagai pihak, berikut beberapa langkah mengatasi vandalism

A.     Assesmen

Understanding

jawablah pertanyaan berikut ini :

 

1.      Berikanlah  2 contoh Vandalisme  yang sering ditemuidi lingkunganmu lami :

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

2.      Apa saja dampak negatif  Vandalisme

---------------------------------------------------------------------------------------------------------

Comfortable

3.  Ketika melihat teman yang melakukan pengrusakan   maka sikap saya

a.      Ikut merusak

b.      Melaporkan pada Guru

2.      Ketika memiliki teman yang suka corat-coret tembok orang lain diluar sekolah   maka sikap saya

a.      Mencegah dan menasehati

b.      Ikut corat-coret

3.      Kalau di ajak mengkampanyekan kegiatan pencegahan Vandalisme  maka saya akan

a.      Ikut aktif

b.      Menentang kegiatan tersebut

4.      Kalau di ajak melakukan Vandalisme   ( menjadi pelaku ) oleh teman saya maka saya akan

a.      Menolak dengan tegas

b.      Mau mengikuti ajakanya

Action

Amatilah berbagai bentuk Vandalisme di sekolah   selama 1 minggu , kemudian identifikasikan apa penyebabnya, dan tentukan bahaimana cara mencegah atau mengatasi, dengan mengisi tabel berikut ini.

REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT

Refleksi

Setelah membahas tentang mencegah Vandalisme    , pemahaman baru (insight) apa yang kalian dapat

 

 

 

 

 


Buatlah konten tentang pentingnya mencegah vandalisme    dalam bentuk poster ,infografis , artikel , video dan sebagainya lalu unggah ke social mediamu untuk mengajak remaja lain mengatasi  Vandalisme

Tindak Lanjut

 


membangun prilaku anti korupsi

  Nama Guru                 : Yulian Wilyanus - Mapel Diampu       :  Bimbingan dan Konseling - Hari/Tanggal          : Rabu, 16 April 2026 ...