Nama Guru : Yulian Wilyanus
- Mapel Diampu : Bimbingan dan Konseling
- Hari/Tanggal : Rabu, 15 April 2026
- Kelas : VIII.
- Materi : Mengatasi vandalisme di sekolah
Tujuan Layanan : Peserta didik mampu menerapkan langkah-langkah mengatasi Vandalisme di Sekolah
MATERI : Apa itu Vandalise
Vandalisme adalah tindakan merusak atau
menghancurkan properti tanpa izin pemiliknya. .Vandalisme umumnya melibatkan
kerusakan properti seperti grafiti, coret coretan menggunakan pilox atau
cat, kerusakan jendela, dan struktur
bangunan
A.
Dampak Negatif Vandalisme
Vandalisme lebih sering dilakukan oleh
anak-anak muda atau remaja, termasuk di sekolah. Hal ini karena mereka belum
memiliki kesadaran akan konsekuensi dari perbuatan yang telah mereka lakukan.
Tindakan vandalisme di sekolah sering kali berupa tindakan mencoret meja,
kursi, dinding, atau bahkan merusak fasilitas sekolah. Tidak adanya Sanksi yang
tegas terhadap aksi vandalisme membuat vandalism terus berkembang dan dampaknya
dirasakan sepanjang waktu, beberapa dampak vandalism diantaranya yaitu:
1. Mengganggu
ketertiban. Tidak hanya rusaknya lingkungan, namun ketertiban juga akan
terganggu akibat adanya aksi vandalisme ini. Karena pada dasarnya remaja yang melakukan vandalisme akan melanggar
tata tertib yang ada.
2. Meningkatkan Biaya Pemeliharaan. Selain itu,
vandalisme juga meningkatkan biaya pemeliharaan fasilitas publik. Setiap kali
fasilitas publik dirusak, dana harus dialokasikan untuk memperbaiki kerusakan
tersebut.
3.
Mendorong Tindakan Kriminal Lainnya.
Selain dampak langsungnya, vandalisme juga dapat mendorong tindakan kriminal
lainnya. Ketika area publik menjadi sasaran vandalisme, seringkali mendorong
peningkatan kejahatan, seperti pencurian, pemerasan, atau kekerasan.
4.
Menimbulkan kerusakan pada sebagian
besar fasilitas umum. Corat-coret di jalan, kerusakan fasilitas umum, dan
sampah yang berserakan menjadi pemandangan yang tidak sedap dipandang mata. Hal ini berdampak pada biaya perbaikan fasilitas umum
yang tidak murah.
5.
Merusak Warisan Budaya.
Beberapa fasilitas publik memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi.
Misalnya, bangunan bersejarah atau monumen yang menjadi bagian dari identitas
suatu daerah atau negara
Merusak keindahan lingkungan , tempat wisata, taman kota , kantor-kantor , komplek pertokoan, sekolah, rumah sakit halte , terminal dan fasilitas public lainnya.
A.
Langkah-Langkah Mengatasi Vandalisme
Biasanya, tindakan vandalisme dilakukan dengan
tujuan untuk menciptakan kerusakan atau merusak properti milik orang lain.
Namun, terkadang tindakan vandalisme juga dilakukan sebagai bentuk protes atau
ekspresi diri yang salah arah, oleh karena itu cara mengatasi dengan melibatkan
berbagai pihak, berikut beberapa langkah mengatasi vandalism
A.
Assesmen
Understanding
jawablah pertanyaan berikut ini :
1. Berikanlah 2
contoh Vandalisme yang sering ditemuidi
lingkunganmu lami :
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
2. Apa saja dampak negatif Vandalisme
---------------------------------------------------------------------------------------------------------
Comfortable
3. Ketika melihat teman yang melakukan
pengrusakan maka sikap saya
a.
Ikut merusak
b.
Melaporkan pada Guru
2.
Ketika memiliki teman yang suka
corat-coret tembok orang lain diluar sekolah
maka sikap saya
a.
Mencegah dan menasehati
b.
Ikut corat-coret
3.
Kalau di ajak mengkampanyekan kegiatan
pencegahan Vandalisme maka saya akan
a.
Ikut aktif
b.
Menentang kegiatan tersebut
4.
Kalau di ajak melakukan Vandalisme ( menjadi pelaku ) oleh teman saya maka saya
akan
a.
Menolak dengan tegas
b.
Mau mengikuti ajakanya
Action
Amatilah berbagai bentuk Vandalisme di sekolah selama 1 minggu , kemudian identifikasikan apa penyebabnya, dan tentukan bahaimana cara mencegah atau mengatasi, dengan mengisi tabel berikut ini.
REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT
Setelah membahas tentang
mencegah Vandalisme , pemahaman
baru (insight) apa yang kalian dapat
Buatlah konten tentang
pentingnya mencegah vandalisme
dalam bentuk poster ,infografis , artikel , video dan sebagainya
lalu unggah ke social mediamu untuk mengajak remaja lain mengatasi Vandalisme
Tidak ada komentar:
Posting Komentar