A. IDENTITAS
| Nama Guru | Yulian Wilyanus |
| Mata Pelajaran | Bimbingan Konseling |
| Hari/Tanggal | Selasa, 15 September 2026 |
| Fase/Kelas | D / 8 A, B |
| Judul Materi | Life Style Positif |
| Pertemuan Ke- | 10 |
B. CAPAIAN LAYANAN
Pada akhir Fase D, peserta didik mampu memahami dan mengembangkan potensi diri secara positif, memiliki kesadaran diri, mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab, serta menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai agama, moral, dan norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam layanan ini, peserta didik diarahkan untuk memahami konsep life style positif, mengenali kebiasaan yang baik dan kurang baik, serta mampu membangun gaya hidup yang sehat, produktif, disiplin, dan sesuai dengan nilai-nilai agama serta norma yang berlaku.
C. TUJUAN LAYANAN
Setelah mengikuti layanan bimbingan klasikal, peserta didik diharapkan mampu:
- Menjelaskan pengertian life style positif.
- Mengidentifikasi kebiasaan sehari-hari yang termasuk gaya hidup positif dan negatif.
- Memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara belajar, ibadah, kesehatan, istirahat, pergaulan, dan hiburan.
- Menunjukkan kesadaran untuk memilih kebiasaan yang sehat dan bermanfaat.
- Menghindari gaya hidup negatif seperti malas, berlebihan menggunakan gawai, begadang, konsumtif, dan pergaulan yang tidak sehat.
- Menyusun komitmen sederhana untuk menerapkan life style positif dalam kehidupan sehari-hari.
D. LAYANAN MENDALAM
1. Mindful (Berkesadaran)
Peserta didik mampu menyadari kebiasaan dan pola hidup yang selama ini dilakukan, termasuk cara mengatur waktu, penggunaan gawai, pola tidur, pola makan, belajar, beribadah, serta pergaulan dengan teman.
2. Meaningful (Bermakna)
Peserta didik mampu menghubungkan life style positif dengan kesehatan fisik dan mental, keberhasilan belajar, hubungan sosial, kedisiplinan, serta pembentukan akhlak yang baik.
3. Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik terlibat aktif melalui kegiatan yang menyenangkan, interaktif, dan reflektif, seperti:
- permainan “Positif atau Negatif?”;
- mengidentifikasi kebiasaan sehari-hari;
- diskusi kelompok tentang gaya hidup remaja;
- membuat “Jadwal Hidup Positifku”;
- refleksi dan membuat komitmen perubahan kebiasaan.
E. ALUR TUJUAN LAYANAN
1. Eksplorasi dan Identifikasi
Peserta didik diajak mengenali:
- kebiasaan sehari-hari;
- cara menggunakan waktu;
- pola tidur dan istirahat;
- kebiasaan belajar;
- penggunaan gawai dan media sosial;
- pola pergaulan;
- kebiasaan menjaga kesehatan;
- kebiasaan beribadah.
2. Analisis dan Kontekstualisasi
Peserta didik menganalisis kebiasaan yang memberikan dampak positif maupun negatif terhadap kesehatan, prestasi belajar, hubungan sosial, kedisiplinan, dan kehidupan spiritual.
Peserta didik diajak memahami bahwa gaya hidup yang dipilih setiap hari akan membentuk karakter dan memengaruhi masa depan.
3. Sintesis dan Rekonstruksi
Peserta didik mengolah kembali pemahaman tentang life style positif menjadi kebiasaan nyata yang dapat diterapkan, seperti mengatur waktu, mengurangi penggunaan gawai yang berlebihan, tidur cukup, berolahraga, belajar teratur, menjaga pergaulan, beribadah, dan melakukan kegiatan yang bermanfaat.
F. MATERI PEMBELAJARAN
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
الـحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ.
Alhamdulillaahi robbil 'aalamiin, wassholaatu wassalaamu 'alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa Muhammadin, wa'alaa aalihi washahbihi ajma'iin, wa man tabi'ahum biihsaanin ilaa yaumiddiin. Amma ba'du.
Anak-anakku yang Bapak banggakan,
Bersyukur kita kepada Allah SWT yang telah memberikan kesehatan, kesempatan, akal, dan berbagai nikmat kepada kita. Salah satu bentuk rasa syukur tersebut adalah dengan menjalani kehidupan secara baik dan bertanggung jawab.
Sebagai remaja, kalian mulai memiliki kebebasan dalam menentukan pilihan. Pilihan tentang cara menggunakan waktu, memilih teman, menggunakan media sosial, menjaga kesehatan, belajar, beribadah, dan mengisi waktu luang akan membentuk life style atau gaya hidup kalian.
Karena itu, kita perlu belajar memilih life style positif, yaitu gaya hidup yang membawa kebaikan bagi diri sendiri maupun orang lain.
1. Pengertian Life Style Positif
Life style positif adalah pola atau gaya hidup yang dibangun melalui kebiasaan-kebiasaan baik, sehat, produktif, bertanggung jawab, dan sesuai dengan nilai agama, moral, serta norma kehidupan.
Life style positif bukan berarti harus menjadi sempurna. Yang terpenting adalah memiliki kebiasaan yang mendukung pertumbuhan diri dan berusaha memperbaiki kebiasaan yang kurang baik.
Contohnya adalah rajin belajar, disiplin, menjaga kesehatan, mengatur waktu, beribadah, memilih teman yang baik, menggunakan teknologi dengan bijak, serta menghargai diri sendiri dan orang lain.
2. Ciri-Ciri Life Style Positif
Seseorang yang memiliki life style positif biasanya:
a. Disiplin
Mampu mengatur waktu untuk belajar, beribadah, beristirahat, bermain, dan kegiatan lainnya.
b. Peduli kesehatan
Menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan yang baik, cukup tidur, dan melakukan aktivitas fisik.
c. Bertanggung jawab
Menyelesaikan tugas dan berani menerima konsekuensi dari pilihan yang dilakukan.
d. Menggunakan gawai secara bijak
Memanfaatkan teknologi untuk belajar, komunikasi, dan hal-hal yang bermanfaat serta menghindari penggunaan yang berlebihan.
e. Memilih pergaulan yang sehat
Berteman dengan orang-orang yang saling menghargai, mendukung kebaikan, dan tidak mengajak kepada perilaku negatif.
f. Memiliki tujuan hidup
Mengetahui hal-hal yang ingin dicapai dan berusaha mewujudkannya secara bertahap.
g. Menjaga ibadah dan akhlak
Membiasakan diri beribadah, berkata baik, jujur, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga hubungan dengan sesama.
3. Contoh Life Style Positif bagi Pelajar
Beberapa kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan antara lain:
Bangun dan tidur teratur
Usahakan tidak begadang tanpa alasan yang penting.
Membuat jadwal kegiatan
Atur waktu belajar, ibadah, istirahat, bermain, dan menggunakan gawai.
Belajar secara konsisten
Tidak menunggu ujian baru belajar.
Berolahraga
Melakukan aktivitas fisik secara rutin untuk menjaga kebugaran.
Menjaga kebersihan
Mandi, menjaga kebersihan pakaian, kamar, kelas, dan lingkungan.
Menggunakan media sosial dengan bijak
Memilih konten yang bermanfaat dan tidak mudah mengikuti tren yang negatif.
Memilih teman dengan baik
Berteman dengan orang yang dapat memberikan pengaruh positif.
Membangun kebiasaan bersyukur
Menghargai apa yang dimiliki dan tidak mudah iri terhadap kehidupan orang lain.
4. Contoh Life Style Negatif yang Perlu Dihindari
Peserta didik perlu berhati-hati terhadap kebiasaan seperti:
- terlalu lama bermain gawai;
- sering begadang tanpa kebutuhan;
- malas belajar;
- sering menunda pekerjaan;
- berlebihan mengikuti tren;
- boros atau konsumtif;
- mengabaikan kesehatan;
- mudah terpengaruh teman;
- menghabiskan waktu untuk kegiatan yang tidak bermanfaat;
- berkata kasar, berbohong, atau melakukan perundungan.
Kebiasaan kecil yang dilakukan berulang-ulang dapat menjadi pola hidup. Karena itu, kebiasaan yang tidak baik perlu segera diperbaiki.
5. Life Style Positif di Era Digital
Di zaman sekarang, media sosial dan teknologi merupakan bagian dari kehidupan remaja. Teknologi dapat memberikan banyak manfaat, tetapi harus digunakan dengan bijak.
Gunakan teknologi untuk:
- mencari informasi yang bermanfaat;
- belajar;
- mengembangkan keterampilan;
- membuat karya;
- berkomunikasi dengan baik;
- mendapatkan inspirasi yang positif.
Hindari:
- penggunaan media sosial secara berlebihan;
- mengikuti tren berbahaya;
- menyebarkan berita yang belum jelas;
- menghina atau merendahkan orang lain;
- membandingkan kehidupan diri dengan kehidupan orang lain secara berlebihan.
Ingat: teknologi seharusnya menjadi alat yang kita kendalikan, bukan sesuatu yang mengendalikan kehidupan kita.
6. Allah SWT Mengajarkan Kita untuk Selalu Berusaha Menjadi Lebih Baik
Allah SWT berfirman:
إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ
“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”
(QS. Ar-Ra'd: 11)
Ayat ini mengajarkan bahwa perubahan positif perlu dimulai dari diri sendiri. Jika kita ingin memiliki kehidupan yang lebih baik, maka kita harus berusaha mengubah kebiasaan yang kurang baik menjadi kebiasaan yang lebih baik.
Allah SWT juga berfirman:
وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا
“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.”
(QS. Al-Isra': 26)
Ayat ini mengingatkan kita agar tidak hidup berlebihan dan boros. Sebagai pelajar, kita perlu belajar menggunakan uang, waktu, energi, dan fasilitas dengan bijak.
Rasulullah SAW juga mengajarkan:
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”
(HR. Ahmad, secara makna)
Karena itu, life style positif hendaknya tidak hanya membuat diri kita menjadi lebih baik, tetapi juga membuat kita mampu memberikan manfaat bagi keluarga, sekolah, dan orang lain.
G. AKTIVITAS “LIFE STYLE POSITIFKU”
Peserta didik mengisi tabel berikut:
| Kebiasaan Saya Saat Ini | Positif/Perlu Diperbaiki | Perubahan yang Akan Saya Lakukan |
|---|---|---|
| ................................ | ................ | ................................ |
| ................................ | ................ | ................................ |
| ................................ | ................ | ................................ |
| ................................ | ................ | ................................ |
| ................................ | ................ | ................................ |
Kemudian tuliskan:
Satu kebiasaan positif yang akan saya mulai:
....................................................................
Satu kebiasaan negatif yang akan saya kurangi:
....................................................................
Target saya selama satu minggu:
....................................................................
H. REFLEKSI
Renungkan pertanyaan berikut:
- Bagaimana gaya hidup saya selama ini?
- Kebiasaan positif apa yang sudah saya miliki?
- Kebiasaan apa yang perlu saya perbaiki?
- Apakah saya sudah mampu mengatur waktu dengan baik?
- Apakah penggunaan gawai saya sudah sehat dan bijak?
- Apa satu perubahan positif yang akan saya mulai hari ini?
Kalimat refleksi:
“Gaya hidup saya hari ini akan membentuk pribadi saya di masa depan. Karena itu, saya memilih kebiasaan yang baik, sehat, disiplin, dan bermanfaat.”
I. PESAN PENUTUP
Anak-anakku,
Jadilah pelajar yang mempunyai life style positif. Biasakan hidup disiplin, sehat, bersih, rajin belajar, gemar beribadah, memilih pergaulan yang baik, dan menggunakan teknologi secara bijaksana.
Jangan merasa bahwa perubahan harus langsung besar. Mulailah dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari secara konsisten.
Bangun kebiasaan baik, karena kebiasaan akan membentuk karakter, dan karakter akan menentukan masa depan.
Semoga kita menjadi pribadi yang sehat, cerdas, berakhlak, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi orang lain.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.