Selasa, 28 Juli 2026

MENGENAL PUBERTAS

Mapel Diampu    : Bimbingan dan Konseling
Hari/Tanggal      : Selasa, 28 Juli 2026
Kelas                      : VIII.
Materi                     : Mengenal puberitas erdasarkan al-quran dan hadist

Tujuan Layanan    :  Setelah mengikuti bimbingan klasikal ini, peserta didik diharapkan mampu:
  1. Menjelaskan pengertian baligh dan mengenali tanda-tanda pubertas pada laki-laki dan perempuan.

  2. Memahami dalil Al-Qur'an dan Hadis yang berkaitan dengan kedewasaan.

  3. Menyadari perubahan status menjadi mukallaf (individu yang sudah terbebani kewajiban agama).

  4. Mengetahui tata cara bersuci (mandi wajib/junub) dengan benar.

  5. Mengelola perubahan emosi serta menjaga adab pergaulan islami di masa pubertas.

Materi Pokok

1. Pengertian Pubertas (Baligh) dalam Islam

Dalam Islam, pubertas dikenal dengan istilah Baligh. Secara bahasa, baligh berarti "sampai" atau "mencapai". Secara istilah, baligh adalah fase di mana seorang anak telah mencapai usia kedewasaan fisik dan mental, sehingga ia mulai dibebani kewajiban syariat (Taklif). Individu yang sudah baligh disebut sebagai Mukallaf.

2. Tanda-Tanda Baligh (Pubertas)

Berdasarkan tinjauan fiqih, tanda-tanda seorang anak telah memasuki usia pubertas dibedakan menjadi:

  • Bagi Laki-laki: Ditandai dengan Ihtilam (mimpi basah) yang mengeluarkan air mani, baik terjadi saat tidur maupun sadar.

  • Bagi Perempuan: Ditandai dengan datangnya Haid (menstruasi).

  • Batas Usia (Jika tidak ada tanda fisik): Jika hingga usia 15 tahun (menurut perhitungan kalender Hijriah) seorang anak belum mengalami ihtilam atau haid, maka ia otomatis dihukumi sudah baligh.

3. Landasan Al-Qur'an dan Hadis

Perubahan fase kehidupan ini sangat diperhatikan dalam Islam, sebagaimana termaktub dalam dalil-dalil berikut:

  • Al-Qur'an (Surah An-Nur Ayat 59):

    "Dan apabila anak-anakmu telah sampai umur baligh, maka hendaklah mereka meminta izin, seperti orang-orang yang sebelum mereka meminta izin..." Ayat ini menegaskan bahwa anak yang sudah baligh memiliki batasan privasi dan aturan adab yang baru di dalam keluarga dan masyarakat.

  • Hadis Riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi:

    "Pena (catatan amal dan dosa) diangkat dari tiga golongan: dari orang yang tidur sampai ia bangun, dari anak kecil sampai ia ihtilam (baligh), dan dari orang gila sampai ia berakal." Hadis ini adalah kunci utama. Artinya, sebelum baligh, kesalahan anak tidak dicatat sebagai dosa. Namun begitu masuk masa puber, "pena malaikat mulai menulis"—semua amal baik dan buruk ditanggung sendiri, bukan lagi oleh orang tua.

4. Konsekuensi Menjadi Mukallaf

Memasuki masa puber berarti memikul tanggung jawab penuh di hadapan Allah SWT. Beberapa kewajiban mutlak yang harus dijaga:

  • Kewajiban Ibadah Mahdhah: Shalat lima waktu tidak boleh lagi ditinggalkan, serta wajib berpuasa penuh di bulan Ramadhan.

  • Kewajiban Menutup Aurat:

    • Laki-laki: Antara pusar hingga lutut.

    • Perempuan: Seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Penggunaan hijab menjadi wajib.

  • Tanggung Jawab Dosa & Pahala: Setiap ucapan, perbuatan, dan isi media sosial yang dibuat akan dihisab atas nama diri sendiri.

5. Tata Cara Bersuci (Thaharah)

Ketika mengalami mimpi basah atau selesai dari masa haid, seseorang berada dalam keadaan hadas besar. Tidak sah shalat atau membaca Al-Qur'an sebelum melakukan Mandi Wajib (Mandi Junub). Rukun Mandi Wajib:

  1. Niat: Meniatkan dalam hati untuk menghilangkan hadas besar karena Allah Ta'ala.

  2. Meratakan air ke seluruh tubuh: Mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki, pastikan tidak ada bagian tubuh (termasuk lipatan kulit) yang terlewat dari air bersih.

6. Menyikapi Emosi dan Menjaga Pergaulan

Masa puber identik dengan gejolak hormon yang menyebabkan perubahan emosi (mudah marah, sensitif) dan mulai munculnya ketertarikan pada lawan jenis. Cara Islam menuntun masa ini:

  • Ghadhul Bashar (Menjaga Pandangan): Sesuai perintah Allah dalam QS. An-Nur: 30-31, baik laki-laki maupun perempuan wajib menundukkan pandangan dari hal-hal yang membangkitkan syahwat, termasuk dari tontonan di internet atau gadget.

  • Menjaga Batasan Pergaulan (Ikhtilat): Hindari berduaan dengan lawan jenis (khalwat) yang bukan mahram.

  • Fokus pada Karya dan Prestasi: Alihkan energi pubertas yang melimpah pada hobi yang positif, olahraga, kegiatan ekstrakurikuler, dan memperdalam ilmu agama.

  • LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BIMBINGAN KLASIKAL

    Tema: Menyambut Masa Baligh dengan Bijak dan Taqwa

    Nama Siswa : __________________________

    Kelas/No. Absen : __________________________

    Tanggal : __________________________

    BAGIAN 1: PEMAHAMAN KONSEP (CEK REKREASI)

    Petunjuk: Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat berdasarkan materi yang telah disampaikan.

    1. Secara bahasa, Baligh berasal dari kata balagha yang berarti _______________.

    2. Dalam Islam, seseorang yang sudah baligh dan sudah dikenai beban hukum syariat disebut sebagai _______________.

    3. Sebutkan 3 tanda seseorang sudah masuk masa baligh:

      • a. __________________________________________________

      • b. __________________________________________________

      • c. __________________________________________________

    4. Berdasarkan HR. Abu Dawud, "Pena pencatat amal" mulai mencatat per

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengembangkan Soft Skill

Nama Guru : Yulian Wilyanus Mapel Diampu : Bimbingan Konseling Hari/Tanggal : Selasa, 28 Juli 2026 Materi : Mengembangkan Soft Skill A. ...