Senin, 08 November 2021

”Pendalaman Tentang Pergaulan yang Baik”

Hari  / Tgl               : Senin - jumat,  08 s/d 15  November 2021

Kelas                         : VIII.E – VIII.F.               

Assalamu'alaikum wr.wb

Subhanalloh, ananda sholeh dan sholehah bagaimana kabarnya hari ini? 

Barang siapa mengenali dirinya sendir maka sesungguhnya dia telah mengenali Robbnya. Artinya semakin kita mengenali potensi diri kita maka kita akan sangat mudah mengimani siapa pencipta kita apa tugas dan maksud keberadaan kita di hidupkan oleh  Alloh Robbulalamin ke alam dunia yang fana ini.

Sementara Alloh SWT, telah banyak memberi kita nikmat antara lain badan yang  sehat, lingkungan pendidikan yang kondusif untuk kita mengenali dan mengembangkan potensi diri sesuai dengan perintah Alloh in-syaAlloh pada kesempatan bimbingan ini kita akan membahas tentang ”pendalaman pergaulan yang baik” semoga dengan terus mengembangkan potensi yang ada pada diri kita dapat lebih bermanfaat untuk orang lain. Aamiin ya robbalalamiin.

Semoga dengan terus mengasah ilmu pengetahuan dan keimanan  akan menghantarkan peserta didik kepada ketaatan kepada Alloh menjadikan kita semua hamba yang sukses dalam kehidupan dunia apalagi kehidupan akhirat yang selama-lamanya.

Wassalamualaikum wr.wb.

 

 

1.     Materi /Topik Bahasan                :         Pergaulan Yang Baik

 

2.     Bidang Bimbingan                       :         Sosial

 

3.     Jenis Layanan                               :         Informasi

 

4.     Tujuan Layanan                           :         Membantu peserta didik dalam memahami cara-cara   bergaul yang baik dalam  pergaulan baik  di sekolah maupun di masyarakaat

 

5.     Fungsi Layanan                            :         Pemahaman

 

6.     Sasaran Layanan/Semester      :         Kelas VIII/ Ganjil

 

 

PENDALAMAN TENTANG PERGAULAN YANG BAIK

Kemampuan bergaul seseorang adalah kemampuan / ketrampilan seseorang menjalin hubungan dengan orang lain baik melalui tutur kata atau komunikasi timbal balik maupun sikap perilaku sehari-hari yang menyenangkan.

Tujuannya agar anak remaja dapat menyesuaikan diri dalam kelompok. Pergaulan memerlukan adanya media antara lain kelompok belajar bermain, kegiatan olah raga, Kegiatan seni, berpetualang, keagamaan & lain-lain baik secara formal, maupun non formal.

Bergaul dengan teman yang memiliki hobi & kepentingan yang sama, maka akan lebih mudah terjalin, misalnya sama-sama suka seni, sama-sama suka olah raga, dan sama ingin berhasil dalam suatu kegiatan.

 

Keberhasilan seseorang dalam bergaul besar pengaruhnya  terhadap prestasi belajar & masa depan. Oleh karena itu remaja, pelajar, diharapkan dapat mengikuti kegiatan baik disekolah maupun di luar sekolah, misalnya PMR, Pramuka, Remaja Majid, Karang Taruna dll.

 

Kegiatan remaja merupakan sarana yang sangat efektif untuk memupuk pergaulan yang baik. Menjalin pergaulan yang baik bisa langsung berinteraksi dengan orang lain atau melalui media tulisan, internet, facebook, sms dll.

Dalam mengembangkan pergaulan hendaknya dilandasi dengan rasa perhatian, kasih sayang, keikhlasan, dan tanggung jawab.

Perumpamaan bergaul dengan teman dekat yang baik adalah seperti bergaul dengan

penjual minyak wangi, paling tidak

kita akan terkena bau wanginya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pergaulan antara lain adalah :

·           Memilih teman pergaulan.

·           Hal utama dalam memilih teman hendaklah kita mengutamakan moral, bakat, kemampuan dan memilih teman yang bersifat produktif positif, sehingga kita tidak salah pergaulan dan tidak terpengaruh kebiasaan teman yang negatif.

·           Teman pergaulan yang baik adalah teman yang mempunyai pandangan masa depan yang sesuai dengan cita-cita.

·           Jangan terlalu memaksakan kehendak pada teman.

·           Jangan selalu menyalahkan teman,seolah kita paling benar dan pintar.

·           Jangan mudah dihasut oleh orang lain .

·           Jauhi sifat iri hati,dukunglah keberhasilan teman.

·           Jangan terlalu sering mengeluh kepada teman.

·           Segera minta maaf bila kita salah.

Pahami teman dan lingkungan kita,jangan meremehkan teman dan menyepelekan teman karena merasa kita paling pintar dll.

Sumber : Buku Media Layanan Bimbingan dan Konseling

Lembar Kerja Siswa

1.   Apa yang anda ketahui tentang pergaulan yang baik ?

2.   Sebutkan beberapa pergaulan yang tidak baik dan akibat yang ditimbulkan berikan contoh yang pernah ada dan terjadi?

3.    Sebutkan beberapa pergaulan yang baik ?

No

Pernyataan

Ya

Tidak

1

Peserta didik dapat menjelaskan tentang pergaulan yang baik

 

 

2

Peserta didik dapat menyebutkan dan menjelaskan akibat dari pergaulan yang tidak baik

 

 

3

Peserta didik dapat menyebutkan beberapa pergaulan yang baik

 

 

 

 

 

 

LEMBAR REFLEKSI DIRI

R E F L E K S I

YA

TIDAK

Saya merasa sangat perlu dengan materi ini

 

 

 

Menurut saya materi ini sangat menarik

 

 

 

Saya sangat memahami materi yang telah diberikan

 

 

 

Saya merasa sangat perlu bantuan dari guru BK untuk mengetahui cara bergaul yang baik

 

 

 

 

  

Rabu, 03 November 2021

”Peran teman dalam pengembangan”

Hari  / Tgl               : Senin - jumat,  1  sampai dengan 5 November 2021

Kelas                         : IX.A – IX.G.               

Assalamu'alaikum wr.wb

Subhanalloh, ananda sholeh dan sholehah bagaimana kabarnya hari ini? 

Barang siapa mengenali dirinya sendir maka sesungguhnya dia telah mengenali Robbnya. Artinya semakin kita mengenali potensi diri kita maka kita akan sangat mudah mengimani siapa pencipta kita apa tugas dan maksud keberadaan kita di hidupkan oleh  Alloh Robbulalamin ke alam dunia yang fana ini.

Sementara Alloh SWT, telah banyak memberi kita nikmat antara lain badan yang  sehat, lingkungan pendidikan yang kondusif untuk kita mengenali dan mengembangkan potensi diri sesuai dengan perintah Alloh in-syaAlloh pada kesempatan bimbingan ini kita akan membahas tentang ”Peran teman dalam pengembangan” semoga dengan terus mengembangkan potensi yang ada pada diri kita dapat lebih bermanfaat untuk orang lain. Aamiin ya robbalalamiin.

Semoga dengan terus mengasah ilmu pengetahuan dan keimanan  akan menghantarkan peserta didik kepada ketaatan kepada Alloh menjadikan kita semua hamba yang sukses dalam kehidupan dunia apalagi kehidupan akhirat yang selama-lamanya.

Wassalamualaikum wr.wb.

 

 

1.     Materi /Topik Bahasan                :         Peran teman dalam pengembangan

2.     Bidang Bimbingan                       :         Karir

3.     Jenis Layanan                               :         Informasi

4.     Tujuan Layanan                           :         Agar siswa dapat mencapai kematangan karier.                                              

5.     Fungsi Layanan                            :         Pengembangan.

 

 

PERAN TEMAN DALAM PENGEMBANGAN DIRI

Untuk mencapai karir, banyak sekian  faktor yang mempengaruhinya baik positif maupun negative. Salah satu  faktor tersebut adalah peranan lingkungan.

·      Peran Teman Sebaya

Peran teman sebaya dalam upaya individu untuk mengembangkan karirnya antara lain,  sebagai berikut :

Ø  Peran positif, antara lain :

a.    Memberikan informasi yang kita perlukan

b.    Memberikan motivasi / dorongan untuk belajar.

c.    Dapat bertukar pikiran untuk menambah wawasan.

d.    Memberikan hiburan saat kita sedih.

e.    Menegur kita apabila salah.

f.     Selalu ada saat dibutuhkan

g.    Selalu memaafkan kesalahan kita

 

Ø  Peran negatif, antara lain :

a.    Suka memaksakan kehendak.

b.    Suka mengganggu saat kita sedang belajar.

c.    Mengajak kita untuk melakukan hal-hal yang dilarang.

d.    Memusuhi siapa saja yang tidak mau menuruti keinginannya.

e.    Suka mencari kesalahan orang lain

Dan masih banyak lagi pengaruh dan peranan dari teman sebaya.

Sebagai manusia yang sempurna dengan bekal akal pikiran, dengan penuh  penuh kecerdasan, banyak cara yang dapat kita lakukan untuk dapat memilih teman, antara lain kita harus mau belajar dari pengalaman orang lain, membaca buku / koran, mendengarkan berita di tv dan radio, dsb.

Oleh sebab itu, akan lebih baik jika kita  banyak memiliki teman, berdasarkan pengalaman hidup yang kita peroleh dari lingkungan sekitar kita.

Agar kita tidak mudah terpengaruh dengan peran negatif  teman sebaya, kita harus memiliki pribadi yang tangguh

·      Pengembangan Karir

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan karir yaitu:

a.    Mampu mengenal diri sendiri.

Kita harus mengetahui kelebihan dan kelemahan diri, mengenal lingkungan kita.

b.    Menentukan tujuan.

Mengerjakan suatu pekerjaan tanpa adanya tujuan yang pasti dan njelas, maka pekerjaan yang kita lakukan adalah sia-sia.

c.    Menentukan langkah / cara untuk mencapai tujuan.

Menentukan apa yang kita lakukan adalah hal yang penting, karena hal itu akan memandu kita untuk berjalan lebih terarah, teratur, dan lebih cepat mencapai tujuan.

d.    Berdisiplin.

Segala sesuatu yang dilakukan penuh displin/ketepatan, pasti akan menghasilkan sesuatu yang baik

e.    Selalu waspada terhadap perilaku teman sebaya.

Karena bagi remaja teman adalah segalanya melebihi daripada hubungannya dengan keluarga.

 

Remaja merupakan pribadi yang labil, mereka  cenderung berteman dengan sekelompok teman sebayanya, walau kadang remaja tersebut belum memahami betul perilaku temannya tersebut. Oleh  sebab itu remaja  perlu mengetahui dan memahami pergaulan yang baik di luar rumah dengan teman sebaya baik teman pria/wanita. Untuk itu, sebagai remaja yang cerdas harus mampu memahami perannya sebagai pria atau wanita yang wajar, sehingga dalam pergaulan remaja tersebut tidak mengalami hambatan.

Beberapa contoh Pemanfaatan kegiatan diluar rumah dan sekolah dengan teman sebaya untuk pengembangan karir, antara lain ; Remaja Masjid, Tutor TPA / TPQ, Kelompok pengajian remaja / madrasah, Kajian Kitab, Karang Taruna, Himpunan pecinta alam, Komunitas peduli lingkungan, Pramuka,  volly, sepak bola, badminton, dan sebagainya.

Untuk memanfaatkan hubungan teman sebaya baik pria maupun wanita hendaknya harus dapat bersikap santun, ramah, toleransi, ikhlas membantu teman, saling mengingatkan, tidak sombong jika berprestasi dan tidak rendah diri bila gagal.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan, dalam pengembangan karir baik pria maupun wanita antara lain :

a)    Untuk menentukan karir  perlu memahami kemampuan baik bakat maupun minatnya.

b)    Persahabatan itu penting, karena tanpa teman kita tidak bisa bertukar pikiran, untuk itu kita harus selalu menghargai dan menghormati teman.

c)    Kedudukan  pekerjaan, keahlian,  tidak perlu dibeda-bedakan antara pria dan wanita, semua punya kemampuan yang saling menunjang.

d)    Peran teman sebaya cukup besar dalam pengembangan karir, oleh sebab itu remaja harus mampu memanfaatkan persahabatan dengan teman sebaya dengan baik, agar remaja  lebih  punya semangat untuk mengembangkan karirnya.

 

Lembar Kerja Siswa

1.    Sebutkan jenis-jenis pekerjaan yang ada dilingkungan sekitar kalian! dan apa yang menjadi tugas dari masing-masing pekerjaan tsb?

2.    Apa peran teman sebaya dalam pengembangan karier anda?

3.    Kegiatan-kegiatan apa yang bisa dilakukan saat ini untuk mengembangkan karier anda kelak?


Instrumen Penilaian                                   

LEMBAR REFLEKSI  DIRI

Pilihlah dengan cara mencetang ( V ) jawaban “YA” apabila anda setuju dan jawaban “TIDAK’

Apabila anda tidak setuju.

R E F L E K S I

YA

TIDAK

Saya merasa sangat perlu dengan materi ini

 

 

Menurut saya materi ini sangat menarik

 

 

Saya sangat memahami materi yang telah diberikan

 

 

Saya merasa sangat perlu bantuan dari guru BK untuk menemukan karier yang cocok dengan diri saya

 

 

Senin, 01 November 2021

MENGENAL DAN MENYINGKAP PERILAKU BELAJAR

 Hari/Tanggal                   : Senin 1 November 2021

Jam ke-3 kelas                  : VIII.E

Jam ke-3 kelas                  : VIII.F

 

Assalamu'alaikum wr.wb

Subhanalloh, ananda sholeh dan sholehah bagaimana kabarnya hari ini? 

Semoga Alloh SWT tetapkan iman dan islam kita semua.................... yuk nikmat Alloh yang besar ini harus kita syukuri dengan selalu menjaga ketaatan kepada Alloh jangan sampai kita keluar dari jalan millah ibrohim atau bimbingan Alloh SWT. termasuk juga dalam sikap dan perilaku sebagai hambanya Alloh tentunya harus taat kepada petunjuk Alloh melalui tuntunan Nabi kita Muhammad SAW, yang telah memberikan suritauladan contoh yang baik kepada kita hal ini diperkuat  dengan hadist nabi “sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak.

Pada kesempatan bimbingan hari ini kita akan membahas tentang mengenal dan menyingkap perilaku belajar

Halinipun dipertegas oleh dengan kalamulloh dalam surat al-mujadalah ayat 11 terkait hasungan dalam menuntut ilmu ;”Alloh SWT,  akan mengangkat orang beriman dan orang yang berilmu beberapa derajat”.

Jadi sudah sepantasnya kita belajar keteladanan dari  Nabiyuna Muhammad SAW.  Seluruh aktifitasnya merupakan tuntunan buat kita semua makanya kita sebagai pelajar perlu membaca siroh perjalanan kihidupannya.

Wassalamualaikum wr.wb.

 Materi /Topik Bahasan         :          MENGENAL DAN MENYINGKAP  PERILAKU BELAJAR

 Bidang Bimbingan                  :         Belajar

 Jenis Layanan                          :         Penguasaan Konten 

4.    Tujuan Layanan :                   

 1. Membantu peserta didik dalam memperbaiki sikap dan perilaku belajar yang jelek.

 2.    Membantu peserta didik dalam membiasakan perilaku belajar yang baik

                                                                     

5.    Fungsi Layanan                       :         Pencegahan

 

Materi

 

MENGENAL DAN MENYINGKAP  PERILAKU BELAJAR

            Perkembangan dunia berjalan semakin cepat. Manusia bekerja semakin baik. Persoalan yang muncul semakin rumit. Anda memerlukan berbagai ketrampilan yang baru. Bukan hanya sebagai alat untuk meraih kemampuan. Namun untuk berada di suatu tempat, anda dituntut untuk tahu bagaimana menjaga posisi, karena itu, jangan berhenti belajar.

            Dari hari ke hari, manusia akan menemukan cara-cara terbaik bagi hidup mereka. Rahasia alam ini terlalu Maha besar untuk dimengerti. Kita tidak harus mengetahui semua jawaban, namun kita harus berusaha tahu apa yang terbaik bagi hidup kita. Untuk itu kita harus belajar seumur hidup.

            Untuk membuat belajar ini lebih bermakna, maka semua ini tidak lepas dari proses belajar, belajar  merupakan suatu proses dari seorang individu yang berupaya mencapai tujuan belajar atau yang biasa disebut hasil belajar, yaitu suatu bentuk perubahan perilaku yang relatif menetap.

Bagaimana Membuat belajar lebih bermakna ?

Pengertian Belajar

Pertanyaan yang tampaknya sederhana, namun dibalik makna yang tersimpan didalam pertanyaan itu sebenarnya tidaklah sederhana seperti yang diduga. Hal ini tidak terlepas dari tujuan  belajar dan untuk apa  belajar.

            Jawabnya adalah untuk memperoleh pengetahuan yang sebanyak-banyaknya agar tidak dikatakan sebagai orang yang bodoh. Kata “ bodoh’ sangat tidak enak didengar bahkan sangat menyakitkan serta untuk menyudutkan orang pada derajat yang rendah. Ilmu itu sangat luas. Dunia ini penuh misteri. Sebagian besar misteri dunia ini akan tersingkap  dengan  melakukan kegiatan belajar.

Thursan Hakim (2000:1) mengemukakan bahwa belajar adalah suatu proses perubahan di dalam kepribadian manusia, dan perubahan tersebut Deampakkan dalam bentuk peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seperti peningkatan kecakapan, pengetahuan, sikap, kebiasaan, pemahaman, keterampilan, daya pikir, dll. Hal ini berarti bahwa peningkatan kualitas dan kuantitas tingkah laku seseorang diperlihatkan dalam bentuk bertambahnya kualitas dan kuantitas kemampuan seseorang dalam berbagai bidang. Dalam proses belajar, apabila seseorang tidak mendapatkan suatu peningkatan kualitas dan kuantitas kemampuan, maka orang tersebut sebenarnya belum mengalami  proses belajar atau dengan kata lain ia mengalami kegagalan di dalam proses belajar.

Belajar yang efektif dapat membantu siswa untuk meningkatkan kemampuan yang diharapkan sesuai dengan tujuan instruksional yang ingin dicapai. Untuk meningkatkan prestasi belajar yang baik perlu diperhatikan kondisi internal dan eksternal. Kondisi internal adalah kondisi atau situasi yang ada dalam diri siswa, seperti kesehatan, keterampilan, kemapuan dan sebagainya. Kondisi eksternal adalah kondisi yang ada di luar diri pribadi manusia, misalnya ruang belajar yang bersih, sarana dan prasarana belajar yang memadai.

Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam belajar, untuk mencapai hasil yang maksimal adalah  sebagai  berikut:

a.    Keadaan jasmani

Belajar memerlukan tenaga atau keadaan jasmani yang sehat.

b.    Keadaaan emosional dan sosial

Keadaan emosional harus senantiasa dijaga, agar tetap stabil. Siswa yang merasa jiwanya tertekan, selalu dalam keadaan takut akan gagal, mengalami kegoncangan karena emosi-emosi yang kuat tidak dapat belajar efektif. Apalagi siswa yang tidak disukai temannya, dia  akan menemui kesulitan belajar.

c.    Keadaan Lingkungan

Tempat belajar hendaknya tenang, jangan diganggu oleh pengaruh-pengaruh sekitar

d.    Memulai Belajar

Pada permulaan belajar sering dirasakan kelambatan/malas, keengganan melakukan aktifitas. Kalau perasaan kuat, belajar itu sering diundurkan, malahan tak dikerjakan. Untuk mengatasi, mulailah waktu belajar tepat sesuai jadual rutin, misalnya; pukul tujuh tepat untuk memulai belajar dan diakhiri sesuai dengan kebutuhan waktu belajar.

e.    Membagi tugas

Sebelum memulai belajar lebih dahulu menentukan apa yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu. Jangan melakukan belajar terlampau berat untuk diselesaikan . Hendaknya kegiatan belajar direncanakan  sesuai jadual kegiatan sehari-hari siswa,  sehingga beban belajar terasa ringan dengan penuh semangat belajar.

f.     Menggunakan Waktu

Menghasilkan sesuatu hanya mungkin jika kita gunakan waktu dengan efisien. Waktu lewat sudah hilang dan takkan kembali lagi. Janganlah banyak membuang waktu terbuang sia-sia tanpa digunakan untuk belajar ataupun mengerjakan sesuatu yang berarti. Selesaikan tugas sekarang dan jangan sering diundur.

g.    Adakan Kontrol

Evaluasilah pada akhir belajar, berapa banyak pelajaran yang telah dikuasai. Lakukan perbaikan pada bidang yang kurang diperbaiki. Kemampuan intelektual siswa sangat menentukan keberhasilan siswa dalam memperoleh prestasi. Untuk mengetahui berhasil tidaknya seseorang dalam belajar maka perlu dilakukan suatu evaluasi, tujuannya untuk mengetahui prestasi yang diperoleh siswa setelah proses belajar mengajar berlangsung Adapun prestasi dapat diartikan hasil diperoleh karena adanya aktivitas belajar yang telah dilakukan. Namun banyak orang beranggapan bahwa yang dimaksud dengan belajar adalah mencari ilmu dan menuntut ilmu Ada lagi yang lebih khusus mengartikan bahwa belajar adalah menyerap oengetahuan. Belajar adalah perubahan yang terjadi dalam tingkah laku manusia. Proses tersebut tidak akan terjadi apabila tidak ada sesuatu yang mendorong pribadi yang bersangkutan. Prestasi belajar merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar, karena kegiatan belajar merupakan proses, sedangkan prestasi merupakan hasil dari proses belajar

                        Sumber : Buku Media Layanan Bimbingan dan Konseling

Lembar Kerja Siswa

1.    Mengapa manusia harus belajar?....... 

     Tuliskan ayat Al-Qur’an dan hadist yang menghasung kita untuk belajar?

2.    Apa yang dimaksud dengan belajar ?

3.    Sebutkan kondisi yang mempengaruhi belajar ?

4.    Apa saja Hal-hal apa yang perlu diperhatikan dalam belajar ?

5.    Apa yang dimaksud dengan gagal belajar?....

 

Tidak mengejek • Tidak menghina • Tidak mengucilkan

  A. IDENTITAS Komponen Keterangan Nama Guru Yulian Wilyanus Mata Pelajaran Bimbingan Konseling Hari/Tanggal Selasa, 3 November 2026 Fase/Ke...