Senin, 18 Oktober 2021

Etika dan Nilai

 Hari/Tanggal                : Senin dan Rabu, 18  s/d 25 Oktober 2021

Jam ke-1 kelas                  : VIII.E

Jam ke-1 kelas                  : VIII.F

 

Assalamu'alaikum wr.wb

Subhanalloh, ananda sholeh dan sholehah bagaimana kabarnya hari ini? 

Semoga Alloh SWT tetapkan iman dan islam kita semua.................... yuk nikmat Alloh yang besar ini harus kita syukuri dengan selalu menjaga ketaatan kepada Alloh jangan sampai kita keluar dari jalan millah ibrohim atau bimbingan Alloh SWT. termasuk juga dalam sikap dan perilaku sebagai hambanya Alloh tentunya harus taat kepada petunjuk Alloh melalui tuntunan Nabi kita Muhammad SAW, yang telah memberikan suritauladan contoh yang baik kepada kita hal ini diperkuat  dengan hadist nabi “sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak.

Pada kesempatan bimbingan hari ini kita akan membahas tentang Sistem Etika dan Nilai

, karena memang manusia adalah mahluk sosial yang selalu bersinggungan dengan orang lain sementara Alloh SWT, menghidupkan kita untuk menguji kita semua siapa diantara kita yang baik amal perbuatannya.

Jadi sudah sepantasnya kita belajar keteladanan dari  Nabiyuna Muhammad SAW.  Seluruh aktifitasnya merupakan tuntunan buat kita semua makanya kita sebagai pelajar perlu membaca siroh perjalanan kihidupannya.

Wassalamualaikum wr.wb.

 

 

1.     Materi /Topik Bahasan                :         Sistem Etika dan Nilai

2.     Bidang Bimbingan                       :         SOSIAL

3.     Jenis Layanan                               :         Penguasaan Konten

Tujuan Layanan                           :      

                                                            1.  Membantu peserta didik dalam memahami system Etika dan nilai yang ada di dalam kehidupan masyarakat

2.    peserta didik mampu menerapkan dalam kehidupan pribadinya          .

                                              

5.     Fungsi Layanan                            :   PEMAHAMAN


Sistem Etika dan Nilai

            Belajar merupakan suatu hal yang paling vital dalam setiap usaha pendidikan, sehingga tanpa belajar sesungguhnya tidak pernah ada pendidikan. Sebagai suatu proses, belajar hampir selalu memperoleh tempat yang paling luas dalam disiplin ilmu yang berkaitan dengan upaya kependidikan.

            Keteraturan sosial akan terbentuk apabila setiap anggota masyarakat berperilaku sesuai dengan sitem etika dan nilai yang berlaku dalam kehidupan masyarakat. Sebaliknya, apabila warga masyarakat berperilaku tidak sesuai dengan sistem etika dan nilai yang berlaku akan menimbulkan disorganisasi sosial yang memudahkan munculnya konflik atau pertentangan sosial.

            Di sebuah sekolah jIka setiap siswa berperilaku sesuai dengan tata tertib yang ada, maka sekolah akan berjalan dengan baik, lancar dan teratur sehingga mendukung pencapaian kegiatan belajar mengajar yang lebih optimal. Pelanggaran tata tertib yang dilakukan oleh beberapa siswa telah menimbulkan ketida kharmonisan dalam kehidupan sekolah. Oleh karena itu, perlu disadari oleh setiap siswa untuk menaati tata tertib sekolah agar pelaksanaan kegiatan belajar berlangsung dengan baik.

            Menaati aturan yang berlaku di sekolah atau tata tertib sekolah sebagai bentuk sistem etika dan niai yang berlaku di sekolah merupakan bagian dari proses belajar siswa dalam mengenal sistem etika dan nilai sekaligus membentk kepribadian anak.

            Dengan berperilaku sesuai tata tertib, siswa dilatih untuk menerapkan kedisiplinan yang sesuai dengan sistem nilai dan norma. Melalui kebiasaan menaati aturan dan tata tertib sekolah, siswa dibiasakan untuk menyadari bertanggung jawab terhadap terbentuknya keteraturan sosial.

            Langkah yang paling tepat berkaitan dengan penanaman perilaku adalah menanamkan kebiasaan perilaku yang sesuai dengan sistem etika dan nilai yang berlaku dalam kehidupan anak dimanapun ia berada, baik di rumah, di sekolah, maupun dalam kehidupan masyarakat luas, sehingga terbentuk insan yang berkepribadian mulia.  

Lembar Kerja Siswa

·         Apa yang anda ketahui tentang etika ?

·         Mengapa hidup harus beretika?

·         Sebutkan beberapa sistem etika dan nilai yang ada di masyarakat ?

·         Mengapa membiasakan prilaku yang baik itu penting?

·         Menurut pengamatanmu selama bersekolah di SMP Al-Azhar 3  bagaimana pemberlakuan tatib sekolah disekolah ini?....

·         dan bagaimana pula tangapan dari siswa untuk mentaati peraturan tatatertib sekolah?.....

 

 

Senin, 04 Oktober 2021

Hidup harus beretika.

Hari  / Tgl               : Senin - jumat,  4 sampai dengan 8 Oktober 2021

Kelas                         : IX.A – IX.G.               

Jam ke- 1 & ke-2 kelas     : IX. A. – IX.G.

 

Assalamu'alaikum wr.wb

Subhanalloh, ananda sholeh dan sholehah bagaimana kabarnya hari ini? 

Barang siapa mengenali dirinya sendir maka sesungguhnya dia telah mengenali Robbnya. Artinya semakin kita mengenali potensi diri kita maka kita akan sangat mudah mengimani siapa pencipta kita apa tugas dan maksud keberadaan kita di hidupkan oleh  Alloh Robbulalamin ke alam dunia yang fana ini.

Sementara Alloh SWT, telah banyak memberi kita nikmat antara lain badan yang  sehat, lingkungan pendidikan yang kondusif untuk kita mengenali dan mengembangkan potensi diri sesuai dengan perintah Alloh in-syaAlloh pada kesempatan bimbingan ini kita akan membahas tentang hidup harus ber-etika semoga dengan terus mengembangkan potensi yang ada pada diri kita dapat lebih bermanfaat untuk orang lain. Aamiin ya robbalalamiin.

Semoga dengan terus mengasah ilmu pengetahuan dan keimanan  akan menghantarkan peserta didik kepada ketaatan kepada Alloh menjadikan kita semua hamba yang sukses dalam kehidupan dunia apalagi kehidupan akhirat yang selama-lamanya.

Wassalamualaikum wr.wb.

 

In-syaAlloh

 

  

1.     Materi /Topik Bahasan                :         Hidup harus beretika.

2.     Bidang Bimbingan                       :         Sosial

3.     Jenis Layanan                               :         Informasi

4.     Tujuan Layanan                           :         Agar siswa dapat mengenal dan menerapkan nilai- Nilai/norna/etika yang berlaku di lingkungan sekitar.

5.     Fungsi Layanan                            :         Pemahaman

6.     Sasaran Layanan/Semester      :         Kelas IX/ Ganjil

7.     Tempat Penyelenggaraan         :         Ruang Kelas

8.     Waktu Penyelenggaraan            :         1 X 40 menit

9.     Penyelenggara Layanan            :         Guru BK

10.  Pihak-pihak yang Dilibatkan     :         -

11.  Metode                                            :         Ceramah,diskusi dan penugasan

HIDUP HARUS BER-ETIKA

       Menurut teori Zoon Politicon mengatakan bahwa manusia selain sebagai makluk individu juga sebagai makluk sosial. Dalama perannya baik sebagai makluk individu maupun makluk sosial manusia akan senantiasa dihadapkan pada norma-norma atau nilai-nilai yang berlaku.   

Sebagai makluk individu, manusia memiliki norma – norma yang melekat pada dirinya antara lain:

1.      Norma agama artinya setiap manusia (individu) haruslah selalu dan selau berpegang teguh pada norma-norma agama yang dianutnya sesuai dengan kepercayaannya masing-masing;

2.      Norma kejujuran yang mana manusia (individu) dalam bertindak haruslah sesuai dengan hati nurani (jujur). Jika tidak mengindahkan hati nurani (berbohong) akan menimbulkan konflik batin yang merupakan salah satu sumber stress;

3.      Norma kasih sayang, pada hakekatnya manusia (individu) adalah makluk yang saling membtuhukan kasih sayang pada seksama, sehingga setiap individu memiliki rasa kasih sayang  dan ikatan batin yang kuat serta dapat menciptakan suatu  hubungan yang hangat, salaing tolong menolong, saling hormat menghormati dan lain-lain;

4.      Norma Estetika (keindahan),  Manusia sebagai makluk individu sangatlah mengagungkan norma- norma keindahan (keserasian);

5.      Dan lain-lain

       Selain manusia sebagai makluk individu, sebagai makluk sosial kehidupan manusia di dalam pergaulan dalam masyarakat diliputi oleh norma-norma, yaitu peraturan hidup yang mempengaruhi tingkah laku manusia dalam masyarakat. Sejak masa kecilnya manusia merasakan adanya peraturan-peraturan hidup yang membatasi sepak terjangnya. Pada awalnya yang dialami oleh manusia adalah peraturan- peraturan hidup yang berlaku dalam lingkngan keluarga yang dikenalnya, kemudian juga yang berlaku di luarnya, dalam masyarakat. Peraturan yang paling dirasakan nyata ialah peraturan-peraturan hidup yang berlaku dalam suatu negara.

        Norma-norma yang diberlakukan pada manusia sangatlah bermanfaat untuk manusia tersebut misalnya dengan adanya norma-norma tersebut manusia akan merasakan adanya penghargaan dan perlindungan pada dirinya. Norma-norma tersebut mempunyai tujuan salah satunya supaya kepentingan masing-masing warga masyarakat dan ketenteraman dalam masyarakat terpelihara dan terjamin.

       Sebagai makluk sosial yang senantiasa berhubungan dengan orang lain, ada beberapa jenis norma yang perlu diperhatikan antara lain:

1.    Norma agama;

2.    Norma Kesusilaan;

3.    Norma Kesopanan;

4.    Norma Hukum.

1. Norma Agama

       Norma Agama adalah peraturan hidup yang diterima sebagai perintah-perintah, larangan-larangan dan anjuran-anjuran yang berasal dari Tuhan. Para pemeluk agama mengakui dan berkeyakinan, bahwa peraturan-peraturan hidup itu berasal dari Tuhan dan merupakan tuntunan hidup ke arah yang benar.

Beberapa contoh kalimat atau pernyataan yang merupakan norma agama antara lain:

1.    Janganlah suka berbohong, karena bohong adalah termasuk dosa besar

2.    Hormatilah orang tuamu, agar supaya engkau selamat didunia dan akhirat;

3.    Kebersihan sebagian dari iman;

4.    Dan lain-lain

2. Norma Kesusilaan

       Norma kesusilaan adalah peraturan hidup yang dianggap sebagai suara hati sanubari manusia (insan kamil). Peraturan-peraturan hidup ini berupa bisikan kalbu atau suara batin yang diakui dan diinsyafi oleh setiap orang sebagai pedoman dalam sikap dan perbuatannya. Kesusilaan memberikan peraturan-peraturan kepada manusia agar menjadi manusia yang sempurna.

       Hasil daripada perintah dan larangan yang timbul dari norma kesusilaan itu pada manusia bergantung pada pribadi orang-orang. Kesadaran tentang norma kesusilaan akan membuat manusia menyadari apakah suatu perbuatan itu pantas dilakukan atau tidak.

       Dalam norma kesusilaan terdapat juga peraturan-peraturan hidup seperti yang terdapat dalam norma agama misalnya:

1.    Hormatilah kedua orang tuamu;

2.    Janganlah engkau membunuh sesamamu.

       Norma-norma kesusilaan tersebut juga dapat menetapkan buruk baiknya suatu perbuatan manusia dan turut pula memelihara ketertiban manusia dalam masyarakat. Norma kesusilaan bersifat umum dan universal yang artinya dapat diterima oleh seluruh umat manusia.

3.Norma Kesopanan 

       Pada dasarnya norma kesopanan adalah norma yang timbul dari interaksi (pergaulan) segolongan manusia. Peraturan-peraturan itu diikuti dan ditaati sebagai pedoman yang mengatur tingkah laku manusia terhadap mausia yang ada di sekitarnya. Satu golongan masyarakat tertentu dapat dapat menetapkan peraturan-peraturan tertentu mengenai kesopanan, yaitu apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan oleh seseorang dalam masyarakat itu.

Contoh-contoh norma kesopanan antara lain:

1.    Orang muda harus menghormati orang yang lebih tua;

2.    Jangan meludah di sembarang tempat;

3.    Janganlah berdesak-desakan saat memasuki ruangan;

4.    Dan lain-lain.

Norma kesopanan tidak mempunyai lingkungan pengaruh yang luas jika dibandingkan dengan lingkungan norma agama dan kesusilaan

. 4. Norma hukum (Kaedah Hukum)

Peraturan-peraturan yang timbul dari norma hukum dibuat oleh penguasa negara. Isinya mengikat setiap orang dan pelaksanaannya dapat dipertahankan dengan segala paksaan oleh alat-alat negara.

Contoh-contoh norma hukum antara lain:

1.    Barang siapa dengan sengaja mengambil jiwa orang lain, dipidana karena membunuh dengan hukuman setinggi-tingginya 15 tahun. Di sini ditentukan besarnya pidana penjara untuk orang-orang yang melakukan kejahatan (Norma Hukum Pidana);

2.    Suatu perseroan terbatas harus didirikan dengan akte notaris dan disetujui oleh Departemen Kehakiman. Di sini ditentukan syarat-syarat untuk mendirikan perseroan dagang (Norma Hukum Dagang);

3.    Orang-orang yang tidak memenuhi suatu perikatan yang diadakan, diwajibkan mengganti kerugian (misalnya: sewa-menyewa, jual-beli). Di sini ditentukan kewajiban mengganti kerugian atau pidana denda (Norma Hukum Perdata);

4.    Dan lain-lain.

       Dari uraian tentang norma-norma teesebut di atas diharapkan seorang peserta didik betul-betul memahami dan menyadari sepenuhnya tentang pentingnya suatu norma (aturan-aturan). Perlu diketahui juga oleh peserta didik bahwa dimanapun manusia berada dia akan selalu  menemui suatu norma atau aturan-aturan. Norma atau aturan tersebut sifatnya mengikat yang artinya di dalamnya ada rambu-rambu yang jelas apa-apa yang boleh dilakukan atau apa-apa yang tidak boleh dilakukan. Contoh riil norma atau aturan yang ada dalam sekolah yang tertuang dalam tata tertib sekolah. Sehingga tata tertib sekolah adalah suatu hal yang mutlak harus difahami oleh semua peserta didik  dalam rangka untuk sukses dalam menempuh cita-citanya. Karena dengan pemahaman yang baik pada tata tertib sekolah seorang peserta didik akan lebih berhati-hati dalam bersikap, bertingkah laku dan juga dalam bertutur kata di lingkungan sekolah.          Dengan pemahaman yang baik terhadap tata tertib seorang peserta didik akan terhindar dari kesalahan-kesalahan (pelanggaran-pelanggaran) yang telah digariskan oleh sekolah. Tidak sedikit peserta didik yang sebenarnya mampu dari segi intelektual (kecerdasan otak) tapi gagal (tidak naik kelas, tidak lulus, dikeluarkan) gara-gara tidak memahami tata tertib dengan baik sehingga melakukan pelanggaran-pelanggaran.

 

Lembar Kerja Siswa

1.    Perlukah kita memahami tentang etika/nilai/norma?......... Jelaskan!

2.    Dalam kehidupan sehari-hari kita harus selalu perpedoman pada etika/norma/nilai yang berlaku di masyarakat. Mengapa demikian  dan beri contohnya ?

3.    Tuliskan kembali apa yang dimaksud norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan dan norma hukum?

4.    Buatlah contoh kasus  pelanggaran norma kesopanan?

Setelah membaca materi diatas, buatlah kesimpulan menurut kepahamanmu sendiri

Menjadi Pribadi Mandiri

 Hari/Tanggal                : Senin dan Rabu, 04  dan 06  Oktober 2021

Jam ke-1 kelas                  : VIII.E

Jam ke-1 kelas                  : VIII.F

 

Assalamu'alaikum wr.wb

Subhanalloh, ananda sholeh dan sholehah bagaimana kabarnya hari ini? 

Semoga Alloh SWT tetapkan iman dan islam kita semua.................... yuk nikmat Alloh yang besar ini harus kita syukuri dengan selalu menjaga ketaatan kepada Alloh jangan sampai kita keluar dari jalan millah ibrohim atau bimbingan Alloh SWT. termasuk juga dalam sikap dan perilaku sebagai hambanya Alloh tentunya harus taat kepada petunjuk Alloh melalui tuntunan Nabi kita Muhammad SAW, yang telah memberikan suritauladan contoh yang baik kepada kita hal ini diperkuat  dengan hadist nabi “sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak.

Pada kesempatan bimbingan hari ini kita akan membahas tentang belajar menjadi pribadi yang mandiri, karena memang manusia adalah mahluk sosial sebagaimana sabda Rosululloh khoirunnasi an fauhum linnas” sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat buat orang lain insyaAlloh kita akan semakin memahami visi dan misi kita dalam menjalani hidup dan kehidupan di dunia ini. Aamiin.   

Jadi sudah sepantasnya kita belajar keteladanan dari apa yang di contohkan oleh Nabiyuna Muhammad SAW.  Seluruh aktifitasnya merupakan tuntunan buat kita semua makanya kita sebagai pelajar perlu membaca siroh perjalanan kihidupannya.

Wassalamualaikum wr.wb.

 

 

1.     Materi /Topik Bahasan                :         Menjadi Pribadi Mandiri

 

2.     Bidang Bimbingan                       :         Pribadi

 

3.     Jenis Layanan                               :         Penguasaan Konten

 

4.                                                                                                      Tujuan Layanan                           :         1.      Membantu peserta didik agar berusaha untuk bisa menjadi pribadi yang mandiri

 

2.    Peserta didik mampu menerapkan dalam kehidupan pribadinya   

                                               

5.     Fungsi Layanan                            :         Pengembangan dan Pemeliharaan

 

6.     Sasaran Layanan/Semester      :         Kelas VIII/ Ganjil

 

7.     Tempat Penyelenggaraan         :         Ruang Kelas

 

8.     Waktu Penyelenggaraan            :         1 X 40 menit

 

9.     Penyelenggara Layanan            :         Guru BK

 

10.  Pihak-pihak yang Dilibatkan     :         -

 

11.  Metode                                            :         Diskusi, penugasan

 

12.  Media dan Alat                               :         Power point, LCD, Laptop

 

Menjadi Pribadi Mandiri

 

Ada banyak pendapat tentang ciri-ciri pribadi mandiri. Secara singkat, pendapat-pendapat tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut :

1.    Pribadi mandiri adalah pribadi yang berani, mau belajar, dan mau berlatih berdasarkan pengalaman hidupnya. Ia melihat, mencoba, dan merasakan sendiri hal-hal tertentu yang memang sudah seharusnya dilakukan, misal :

ü  Seorang siswa dengan kesadaran sendiri mau belajar sesuai dengan  jadwal yang ia tetapkan.

ü  Seorang siswa dengan kemauan sendiri berlatih suatu ketrampilan tertentu, seperti musik, teknologi, komputer, dll.

2.  Pribadi mandiri adalah pribadi yang berani menetapkan gambaran hidup yang ia inginkan      . Gambaran hidup ini menjadi tujuan yang hendak dicapai dalam hidupnya.

3.   Pribadi mandiri adalah pribadi yang berani menyusun langkah kegiatannya melalui tahapan yang realistis, berproses dan membutuhkan waktu. Ia menyusun program dan menetapkan rentang waktu yang dibutuhkan, serta mau mengevaluasinya.Misalnya seorang siswa menetapkan target keberhasilan prestasinya pada semester 1, lalu dilanjutkan pada semester 2, hingga akhirnya lulus dengan prestasi yang baik sesuai dengan potensinya.

4.  Pribadi mandiri adalah pribadi yang berani mengambil keputusan secara cepat dan tepat. Ia melakukannya berdasarkan data/informasi yang memadai, mempelajari secara mendalam, sebab dan akibatnya, memperhitungkan segala kemungkinan, menemukan solusi, menganalisis dampak dari solusi, dan akhirnya ia mengambil keputusan dan menjalankannya dengan sadar dan bertanggung jawab.

5. Pribadi mandiri adalah yang berani mengurangi ketergantungan-ketergantungan hidupnya dari orang lain untuk lebih banyak bersandar pada kekuatan sendiri.

2.    Mandiri itu fitrah manusia.

     Langkah awal meningkatkan kwalitas pribadi adalah memahami diri dan menyadari siapa diri kita ? Kesadaran diri (self awarness) adalah salah satu bentuk kecakapan dan ketrampilan. Sudahkah kita cakap dan trampil dalam kedua aspek tersebut :

  • Kesadaran diri sebagai individu : sebagai seorang hamba tuhan , peserta didik dan satu-satunya makhluk yang mulia.
  • Makhluk tuhan sebagai komunitas makhluk sosial.Disamping itu manusia sebagai makhluk individu. Manusia sebagai makhluk individu bertanggung jawab terhadap individu ,berkomunikasi dengan individu dirinya sendiri dan berkomunikasi dengan sesama makhluk hidup dan sesama manusia, serta berhubungan dengan Tuhan sebagai sang pencipta.

3.     Manusia Perlu Mandiri .

      Mandiri sebagai fitrah manusia yang senantiasa harus selalu dikembangkan oleh setiap insan manusia. Pada hakekatnya manusia sebagai makhluk relegi, makhluk individual yang harus selalu mempertanggungjawabkan segala perbuatannya dan sebagai makhluk sosial. Manusia sebagai makhluk individu yang senantiasa harus selalu mengembangkan kemampuan kemandiriannya. Merupakan fitrah manusia bahwasanya manusia itu harus selalu mampu untuk menciptakan kemandirian. 

4.    Visi Dan Misi Serta Sasaran

Visi merupakan pandangan terhadap cara berfikir, pandangan atau cita-cita manusia terhadap langkah-langkahnya kedepan. Visi dapat dinyatakan juga sebagai cita-cita manusia didalam hidupnya. Manusia sebagai makhluk yang dikaruniai oleh tuhan sebagai makhluk yang memiliki fikiran atau makhluk yang berfikir, oleh sebab itu manusia harus benar-benar memanfaatkan atau memakai fikirannya didalam segala prilakunya dan segala tingkahlakunya. Manusia perlu memikirkan cita-citanya, agar semakin dapat tertata kehidupannya di masa yang akan datang. Apalagi sebagai siswa atau peserta didik sangat perlu memikirkan bagaimana gambaran kehidupannya dimasa yang akan datang , apa cita-citanya untuk kehidupan dimasa yang akan datang ? Sehingga dapat dinyatakan visi atau cita-cita bagi siswa atau peserta didik dan manusia pada umumnya sangat penting. Hal demikian perlu dimaklumi karena dengan memiliki visi atau cita-cita maka akan dapat memberikan arahan berfikir, berperilaku bagi siswa atau peserta didik dan manusia pada umumnya, sehingga mereka akan semakin terarah dan semakin dapat tertata untuk dapat mencapai tujuannya atau cita-citanya.

Misi merupakan langkah-langkah untuk mencapai visi. Misi merupakan bentuk tingkah laku nyata untuk mencapai visi atau cita-cita. Agar cita-cita dapat tercapai memang perlu ada tindakan nyata atau tingkah laku nyata yang harus dilalui.

Sasaran merupakan penjabaran dari misi kedalam bentuk target dan langkah-langkah yang operasional agar mudah dilaksanakan. Sasaran dapat dirumuskan dalam bentuk program kegiatan yang lebih khusus dalam rentangan waktu yang lebih singkat 6 bulan atau 1 tahun, atau 3 tahun mendatang.

            Sumber : Buku Media Layanan Bimbingan dan Konseling

                http://sebuahkaryailmiah.blogspot.com/

Lembar Kerja Siswa

1.    Tuliskanlah minimal tiga pendapat tentang pribadi mandiri!

2.    Apa yang dimaksud dengan pribadi mandiri ?

3.    Mengapa kita dituntut untuk menjadi pribadi mandiri !

4.    Apa yang harus dilakukan agar bisa tercapai menjadi pribadi mandiri ?

5.    Tuliskalah VISI dan MISI-mu sebagai pelajar dan hamba Alloh SWT?

 

Tidak mengejek • Tidak menghina • Tidak mengucilkan

  A. IDENTITAS Komponen Keterangan Nama Guru Yulian Wilyanus Mata Pelajaran Bimbingan Konseling Hari/Tanggal Selasa, 3 November 2026 Fase/Ke...