A. IDENTITAS
Nama Guru | Yulian Wilyanus |
Mata Pelajaran | Bimbingan Konseling |
Satuan Pendidikan | SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung |
Fase/Kelas | D / VII B |
Judul Materi | Anti-Bullying (Stop Perundungan) |
Bidang Layanan | Pribadi dan Sosial |
Jenis Layanan | Bimbingan Klasikal |
Sasaran | Peserta Didik Kelas VII B |
Alokasi Waktu | 1 × 40 menit |
B. CAPAIAN LAYANAN
Pada akhir Fase D, peserta didik mampu memahami dan mengembangkan potensi diri secara positif, memiliki kesadaran diri, mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab, serta menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai agama, moral, dan norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam layanan ini, peserta didik diharapkan mampu memahami pengertian bullying, mengenali bentuk-bentuk perundungan, memahami dampaknya, serta mengembangkan sikap saling menghargai dan peduli terhadap sesama.
C. TUJUAN LAYANAN
Setelah mengikuti kegiatan bimbingan klasikal, peserta didik diharapkan mampu:
Menjelaskan pengertian bullying atau perundungan.
Mengidentifikasi berbagai bentuk bullying di lingkungan sekolah.
Membedakan perilaku bercanda dengan perilaku perundungan.
Menjelaskan dampak bullying bagi korban, pelaku, dan lingkungan sekolah.
Menunjukkan sikap empati dan menghargai perbedaan.
Mengetahui cara menghadapi dan melaporkan tindakan bullying.
Membiasakan perilaku saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.
Berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas perundungan.
D. LAYANAN MENDALAM
1. Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)
Peserta didik mampu menyadari bahwa setiap orang memiliki perasaan, kelebihan, kekurangan, dan perbedaan yang harus dihargai. Peserta didik diajak memahami bahwa perkataan dan tindakan dapat memengaruhi perasaan orang lain.
2. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)
Peserta didik mampu menghubungkan materi anti-bullying dengan pengalaman kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, rumah, maupun lingkungan pertemanan. Peserta didik memahami pentingnya menjaga persahabatan dan menghormati sesama.
3. Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)
Peserta didik mengikuti kegiatan pembelajaran melalui permainan edukatif, diskusi kelompok, simulasi situasi, tanya jawab, dan refleksi sehingga pembelajaran berlangsung aktif, menyenangkan, dan bermakna.
E. MATERI INTI PEMBELAJARAN
1. Pengertian Bullying
Bullying atau perundungan adalah tindakan agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang, biasanya melibatkan ketidakseimbangan kekuatan antara pelaku dan korban.
Bullying dapat terjadi secara langsung maupun melalui media sosial.
Contoh:
Mengejek teman karena bentuk fisik atau penampilannya.
Memberikan julukan yang menyakitkan.
Mengucilkan teman dari kelompok.
Mengancam atau menakut-nakuti teman.
Menyebarkan foto atau informasi pribadi teman untuk mempermalukannya.
Pesan penting: Bercanda seharusnya membuat semua orang merasa senang, bukan membuat seseorang merasa takut, malu, atau tersakiti.
2. Bentuk-Bentuk Bullying
a. Bullying Verbal
Perundungan melalui perkataan yang menyakitkan.
Contoh: mengejek nama, menghina, mengancam, dan memberikan julukan buruk.
b. Bullying Sosial
Perundungan dengan merusak hubungan pertemanan atau mengucilkan seseorang.
Contoh: sengaja tidak mengajak teman bergabung dan menghasut teman lain untuk menjauhinya.
c. Bullying Fisik
Perundungan melalui tindakan fisik yang menyakiti atau mengintimidasi.
Contoh: memukul, menendang, mendorong, atau merusak barang milik teman.
d. Cyberbullying
Perundungan yang dilakukan melalui teknologi digital atau media sosial.
Contoh: menghina melalui komentar, menyebarkan rumor, atau mempermalukan teman melalui grup WhatsApp.
3. Perbedaan Bercanda dan Bullying
Bercanda yang sehat | Bullying |
|---|---|
Dilakukan dengan saling menghargai | Bertujuan menyakiti atau merendahkan |
Semua pihak merasa nyaman | Ada pihak yang merasa tersakiti |
Tidak merendahkan orang lain | Menghina atau mempermalukan |
Berhenti ketika teman tidak nyaman | Tetap dilakukan meskipun diminta berhenti |
Perlu dipahami bahwa satu tindakan yang menyakiti tetap harus ditanggapi dengan serius, meskipun belum memenuhi semua ciri bullying.
4. Penyebab Terjadinya Bullying
Beberapa faktor yang dapat mendorong terjadinya perundungan antara lain:
Kurangnya empati terhadap perasaan orang lain.
Ingin dianggap hebat atau berkuasa.
Pengaruh lingkungan pertemanan yang negatif.
Kurangnya pemahaman tentang menghargai perbedaan.
Kebiasaan meniru perilaku buruk dari lingkungan.
Kurangnya pengawasan dan kepedulian lingkungan.
5. Dampak Bullying
Bagi korban:
Kehilangan rasa percaya diri.
Merasa takut dan tidak nyaman di sekolah.
Kesulitan berkonsentrasi saat belajar.
Menarik diri dari lingkungan pertemanan.
Mengalami tekanan emosional.
Bagi pelaku:
Sulit membangun hubungan pertemanan yang sehat.
Kurang memiliki rasa empati.
Mendapatkan sanksi sesuai aturan sekolah.
Terbiasa menyelesaikan masalah dengan cara yang salah.
Bagi lingkungan sekolah:
Suasana belajar menjadi tidak nyaman.
Hubungan antarsiswa menjadi kurang harmonis.
Menurunnya rasa aman dan kebersamaan.
6. Cara Mencegah Bullying
Peserta didik dapat melakukan beberapa langkah berikut:
Menghargai perbedaan setiap teman.
Tidak mengejek atau menghina orang lain.
Menggunakan bahasa yang sopan.
Tidak ikut menyebarkan berita atau foto yang mempermalukan teman.
Berteman tanpa membeda-bedakan.
Menolong teman yang mengalami perundungan.
Melaporkan kejadian kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya.
7. Apa yang Harus Dilakukan Jika Mengalami atau Melihat Bullying?
Jika menjadi korban:
Jangan menyalahkan diri sendiri.
Usahakan berada di lingkungan yang aman.
Ceritakan kejadian kepada guru BK, wali kelas, atau orang tua.
Simpan bukti jika perundungan terjadi melalui media digital.
Mintalah bantuan orang dewasa yang dapat dipercaya.
Jika menjadi saksi:
Jangan ikut menertawakan atau menyebarkan kejadian.
Berikan dukungan kepada teman yang menjadi korban.
Laporkan kepada guru atau pihak sekolah.
Jangan menghadapi situasi berbahaya sendirian.
Jika pernah melakukan bullying:
Akui kesalahan dan bertanggung jawab.
Berhenti melakukan tindakan tersebut.
Belajar memahami perasaan orang lain.
Meminta maaf dengan tulus.
Berusaha memperbaiki perilaku.
8. Nilai-Nilai Agama dalam Mencegah Bullying
Islam mengajarkan umatnya untuk saling menghormati dan tidak merendahkan orang lain.
Landasan Al-Qur'an: QS. Al-Hujurat ayat 11
Allah SWT melarang suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain karena boleh jadi mereka yang diolok-olok lebih baik daripada mereka.
Pesan ayat: Kita tidak boleh menghina, mengejek, atau merendahkan orang lain. Setiap manusia memiliki kehormatan yang harus dijaga.
Hadis Rasulullah SAW:
"Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, ia tidak menzaliminya dan tidak membiarkannya disakiti."
(HR. Bukhari dan Muslim, makna hadis).
Pesan moral: Jadilah teman yang melindungi, menghargai, dan membantu, bukan teman yang menyakiti.
F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Alokasi waktu: 1 × 40 menit.
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
Guru memeriksa kehadiran peserta didik.
Guru menyampaikan tujuan layanan.
Guru membangun suasana kelas yang nyaman.
Guru memberikan pertanyaan pemantik.
Pertanyaan pemantik:
Apakah kalian pernah melihat teman diejek oleh teman lainnya?
Bagaimana perasaan seseorang ketika terus-menerus dihina?
Apakah mengejek teman bisa dianggap sebagai candaan?
Apa yang akan kalian lakukan jika melihat teman mengalami bullying?
Mengapa kita harus menghargai perbedaan?
2. Kegiatan Inti (30 menit)
A. Mindful Learning ( 5 menit)
Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi sederhana.
Langkah kegiatan:
Peserta didik diminta duduk dengan nyaman.
Guru mengajak peserta didik mengingat pentingnya menghargai orang lain.
Peserta didik membayangkan bagaimana perasaan seseorang yang diejek atau dikucilkan.
Guru mengajak peserta didik menyadari bahwa setiap perkataan memiliki dampak.
Pertanyaan refleksi:
"Jika kamu berada pada posisi teman yang diejek, bagaimana perasaanmu?"
B. Meaningful Learning ( 5 menit)
Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok.
Setiap kelompok diberikan kasus untuk didiskusikan.
Contoh kasus:
Andi adalah siswa baru. Beberapa teman sering mengejek cara bicaranya dan tidak mengajaknya bermain. Ketika Andi terlihat sedih, beberapa siswa justru menertawakannya.
Pertanyaan diskusi:
Apa masalah yang dialami Andi?
Perilaku apa yang termasuk perundungan?
Bagaimana perasaan Andi?
Apa yang sebaiknya dilakukan teman-temannya?
Bagaimana cara menciptakan lingkungan pertemanan yang baik?
Setiap kelompok menyampaikan hasil diskusi di depan kelas.
C. Joyful Learning ( 5 menit)
Permainan edukatif: "Teman Baik atau Perundungan?"
Cara bermain:
Guru membacakan beberapa contoh perilaku.
Peserta didik menentukan apakah perilaku tersebut termasuk perilaku positif atau perilaku perundungan.
Peserta didik memberikan alasan atas jawabannya.
Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik.
Contoh pernyataan:
No. | Pernyataan | Jawaban |
|---|---|---|
1 | Mengajak teman baru bermain bersama | Positif |
2 | Mengejek nama orang tua teman | Perundungan |
3 | Membantu teman yang kesulitan belajar | Positif |
4 | Mengucilkan teman dengan sengaja | Perundungan |
5 | Menghargai pendapat teman | Positif |
6 | Menyebarkan foto teman untuk mempermalukannya | Perundungan |
7 | Meminta maaf ketika melakukan kesalahan | Positif |
Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik yang aktif dan mampu memberikan alasan.
3. Kegiatan Penutup (10 menit)
Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi.
Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik menyampaikan pengalaman dan refleksi pembelajaran secara sukarela.
Peserta didik menyampaikan komitmen untuk tidak melakukan bullying.
Guru memberikan penguatan tentang pentingnya persahabatan.
Guru menutup kegiatan dengan doa dan salam.
G. ASESMEN / EVALUASI MATERI
Evaluasi materi dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta didik terhadap materi yang telah disampaikan.
1. Soal Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1. Bullying adalah tindakan yang dilakukan untuk ....
A. Membantu teman belajar
B. Menyakiti atau merendahkan orang lain
C. Menghibur teman
D. Menjalin persahabatan
2. Contoh bullying verbal adalah ....
A. Membantu teman
B. Mengajak bermain
C. Menghina dan mengejek teman
D. Memberikan motivasi
3. Perundungan melalui media sosial disebut ....
A. Komunikasi
B. Cyberbullying
C. Kerja sama
D. Persahabatan
4. Jika melihat teman mengalami bullying, sebaiknya kita ....
A. Ikut menertawakan
B. Membiarkannya
C. Membantu dengan aman dan melapor kepada guru
D. Menyebarkan kejadian tersebut
5. Salah satu cara mencegah bullying adalah ....
A. Menghargai perbedaan
B. Mengejek teman
C. Mengucilkan teman
D. Menghina orang lain
2. Soal Uraian
Jelaskan pengertian bullying dengan bahasamu sendiri!
Sebutkan empat bentuk bullying beserta contohnya!
Jelaskan tiga dampak bullying bagi korban!
Apa yang harus dilakukan jika melihat teman mengalami bullying?
Mengapa kita harus menghargai perbedaan di lingkungan sekolah?
3. Kunci Jawaban Pilihan Ganda
Nomor | Jawaban |
|---|---|
1 | B |
2 | C |
3 | B |
4 | C |
5 | A |
4. Pedoman Penilaian
Pilihan ganda: 5 soal × 10 = 50 poin.
Uraian: 5 soal × 10 = 50 poin.
Nilai akhir:
H. EVALUASI PEMBELAJARAN
Evaluasi pembelajaran digunakan untuk mengetahui keberhasilan proses layanan BK klasikal, bukan hanya kemampuan peserta didik menjawab soal.
1. Evaluasi Proses
Guru mengamati aktivitas peserta didik selama kegiatan pembelajaran.
No. | Aspek yang Dinilai | Indikator |
|---|---|---|
1 | Keaktifan | Aktif bertanya dan menjawab |
2 | Kerja sama | Mampu bekerja dalam kelompok |
3 | Tanggung jawab | Menyelesaikan tugas diskusi |
4 | Empati | Menunjukkan kepedulian terhadap orang lain |
5 | Komunikasi | Menyampaikan pendapat dengan sopan |
Skala penilaian:
4 = Sangat Baik
3 = Baik
2 = Cukup
1 = Perlu Bimbingan
2. Evaluasi Hasil
Peserta didik diminta menjawab pertanyaan refleksi berikut.
Apa pengetahuan baru yang kamu peroleh dari materi hari ini?
Apakah kamu sudah memahami bentuk-bentuk bullying?
Apa yang akan kamu lakukan jika melihat teman diejek atau dikucilkan?
Bagaimana cara kamu menunjukkan sikap menghargai teman?
Apa komitmen yang akan kamu lakukan untuk mencegah bullying?
3. Lembar Refleksi Peserta Didik
Refleksi setelah mengikuti layanan BK
Berikan penilaian terhadap pemahaman dan sikapmu.
1. Saya memahami pengertian dan bentuk-bentuk bullying.
2. Saya mampu membedakan bercanda yang sehat dan perundungan.
3. Saya memahami dampak bullying bagi orang lain.
4. Saya mengetahui cara membantu teman yang mengalami perundungan.
5. Saya berkomitmen menghargai dan tidak merendahkan teman.
Tuliskan satu komitmenmu setelah mengikuti pembelajaran ini.
Salin hasil refleksiI. KESIMPULAN MATERI
Bullying merupakan tindakan perundungan yang dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti bullying fisik, verbal, sosial, dan cyberbullying. Perilaku ini dapat memberikan dampak negatif terhadap korban, pelaku, dan lingkungan sekolah.
Oleh karena itu, setiap peserta didik harus memiliki sikap saling menghargai, peduli, bertanggung jawab, dan berani melaporkan tindakan perundungan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya.
Ingatlah bahwa perbedaan bukan alasan untuk saling merendahkan, tetapi kesempatan untuk saling menghargai.
J. KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN
Melalui kegiatan bimbingan klasikal kelas VII B dengan materi Anti-Bullying, peserta didik diharapkan mampu:
Memahami pengertian dan bentuk-bentuk bullying.
Mengetahui dampak negatif perundungan.
Memiliki kesadaran untuk menghargai perasaan orang lain.
Menunjukkan sikap empati dan kepedulian terhadap teman.
Mengetahui langkah-langkah menghadapi dan melaporkan perundungan.
Menerapkan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
Keberhasilan layanan terlihat dari meningkatnya pemahaman, kesadaran, dan komitmen peserta didik untuk membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, damai, serta bebas dari perundungan.
K. TINDAK LANJUT
Peserta didik yang sudah memahami materi diharapkan menjadi teladan dalam membangun pertemanan yang sehat.
Peserta didik yang masih kurang memahami materi diberikan penguatan dan bimbingan lanjutan.
Guru BK melakukan pemantauan terhadap perilaku sosial dan interaksi antarpeserta didik.
Jika ditemukan indikasi perundungan, guru BK melakukan tindak lanjut sesuai prosedur perlindungan peserta didik dan kebijakan sekolah.
Pesan Penutup untuk Peserta Didik Kelas VII B
STOP BULLYING!
Mulai dari Diri Sendiri
Berani Peduli, Berani Melindungi, Berani Menghargai!
Teman yang baik tidak menyakiti, tetapi saling menguatkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar