Senin, 29 Juli 2024

Cara Belajar Di Sekolah Baru

Komponen           

:

Layanan Dasar

 

Bidang Layanan

:

Belajar

 

Topik / Tema Layanan

:

Cara Belajar Di Sekolah Baru

 

Aspek  Perkembangan

:

Pengembangan Pribadi

 

Capaian Layanan

:

Peserta didik mampu melakukan aktivitas keseharian untuk mengembangkan potensi dan hobi yang dimilikinya, memiliki sifat positif terhadap diri sendiri, mengenali kualitas dan  minat diri, serta memiliki karakter kejujuran dan tanggung jawab.

 

Kelas/Semester 

:

VII/Ganjil

Dimensi PPP

:

Mandiri

 

 Fase

:

 D

Alokasi waktu

:

1 X 40 Menit

 

Tujuan Layanan

1.    Peserta didik menganalis cara-cara belajar di sekolah baru

2.    Peserta didik dapat menilai cara belajar di sekolah dan di rumah.

Materi



 

CARA BELAJAR DI SEKOLAH BARU

Pengertian Belajar

Keberhasilan seseorang banyak dipengaruhi oleh bagaimana cara belajar yang dilakukannya. Untuk itu kita harus memahami apa yang dimaksud dengan belajar. Belajar adalah suatu kegiatan yang ditandai adanya perubahan sikap pada seseorang, dari tidak bisa menjadi bisa dari tidak mengerti menjadi mengerti, dari tidak trampil menjadi trampil.

Perubahan sikap tersebut mencakup :

§  Perubahan pengetahuan (kognitif) yaitu dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak bisa menjadi bisa.

§  Perubahan sikap (Afektif) dari perilaku negatif menjadi perilaku positif.

§  Perubahan ketrampilan (psikomotor) dari tidak trampil menjadi trampil.

Belajar juga merupakan hasil dari pengalaman dan latihan yang berkelanjutan. Agar belajar efektif dan mendapatkan hasil yang optimal, maka perlu kita perhatikan faktor-faktor yang berkaitan dengan belajar.

 

Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam belajar

Untuk memperoleh belajar yang efektif dan hasil yang optimal, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam belajar, seperti berikut :

1.    Ada niat belajar yang tertanam dalam diri.

2.    Banyak membaca bahan-bahan pelajaran baik buku pegangan yang ditentukan oleh sekolah maupun buku penunjang, sehingga ilmu pengetahuna yang dimiliki semakin luas.

3.    Memperbanyak latihan-latihan, terutama dalam menyelesaikan tugas-tugas pekerjaan sekolah.

4.    Waktu belajar harus diatur sedemikian rupa, agar tidak menimbulkan kejenuhan.

5.    Membuat jadwal belajar latihan latihan serta melaksanakannya dengan penuh disiplin.

6.    Mengkonsentrasikan diri dalam belajar, karena hal ini sangat erat hubungannya dengan daya tangkap.

7.    Tempat belajar perlu diatur sedemikian rupa, agar tercipta lingkungan belajar yang enak dan menyenangkan.

 

Sekolah merupakan suatu lembaga pendidikan formal, tempat berlangsungnya proses KBM atau kegiatan belajar mengajar. Keberhasilan belajar disekolah sangat tergantung dari cara belajar yang diterapkan siswa.

Berikut ini akan dibahas beberapa cara belajar siswa disekolah antara lain :

1.    Dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) ada beberapa hal yang perlu diperhatikan siswa, yaitu :

§  Menyiapkan diri sebelum guru masuk kelas

§  Membiasakan  diri berdo’a sebelum kegiatan belajar dimulai

§  Memperhatikan penjelasan guru dengan penuh konsentrasi

§  Bertanya jika ada penjelasan guru yang kurang jelas

§  Mencatat hal-hal yang penting

§  Membuat rangkuman

§  Mau berdiskusi dengan teman-teman terhadap materi pelajaran yang sedang dipelajari,hingga memperoleh pemahaman dan kesamaan pendapat

2.    Belajar mandiri / sendiri

Belajar mandiri merupakan suatu proses belajar yang dilakukan oleh siswa sendiri, membahas materi pelajaran dan dilakukan pada waktu jam-jam kosong serta mendapat tugas dari guru, seperti membaca buku pelajaran, membuat rangkuman, mengerjakan latihan dan lain-lain

3.    Belajar Kelompok

Belajar kelompok merupakan belajar bersama-sama antara beberapa siswa, membahas suatu materi pelajaran yang diberikan oleh gurunya. Dalam kegiatan belajar kelompok biasanya diadakan diskusi kelompok yaitu membahas suatu persoalan bersma-sama dengan menampung dan menerima berbagai pendapat dari teman-teman yang ikut dalam diskusi kelompok, kemudian dijadikan suatu kesimpulan atau suatu pendapat .

Cara-cara belajar dirumah

Setelah kita mempelajari cara belajar di sekolah perlu pula kita pelajari dan pahami cara belajar di rumah, mengingat belajar dirumah waktunya jauh lebih banyak dibandingkan dengan waktu belajar di sekolah yang terbatas. Belajar dirumah bisa diatur  sesuai dengan situasi dan kondisi serta kemampuan kita. Namun sebaiknya perlu kita perhatikan beberapa hal penting sebagai berikut :

1.    Mengatur waktu belajar

Cara mengatur waktu belajar dirumah sangat penting. Keteraturan belajar merupakan langkah utama keberhasilan, untuk itu buatlah rencana belajar sesuai dengan waktu sekolah anda, misalnya Anda sekolah siang hari, maka malam hari digunakan untuk mengerjakan PR dan tugas-tugas yang diberikan oleh guru tadi siang. Kalau masih ada waktu baca catatan pelajaran tadi siang mumpung masih hangat dalam ingatan supaya lebih dikuasai. Besuk pagi digunakan untuk menyiapkan dan menghafal pelajaran besuk siang.

2.    Mengulang Pelajaran atau Menghafal

Menghafal atau mengulang pelajaran dapat dilakukan dengan cara membaca dan menyimak buku pelajaran, terutama bahan-bahan pelajaran yang ada dibuku yang akan dibahas besuk disekolah.

Berikut ini beberapa cara menghafal :

§  Memahami tujuan materi pelajaran yang dihafal

§  Mengatur waktu menghafal, karena otak memiliki keterbatasan

§  Menghafal dilakukan secara terus menerus dan disiplin

§  Ciptakan suasana tenang, karena dengan suasana tenang kita dapat menghafal dengan baik

§  Bila ada kata-kata / kalimat yang sulit dihafal, dibaca dengan suasana nyaring berulang-ulang

§  Istilah bahasa latin hendaknya dibaca berulang-ulang sampai hafal menulis dan mengucapkannya

§  Rumus-rumus, simbul-simbul dan logaritma dalam Matematika dan IPA harus sering diterapkan dalam latihan, sehingga akhirnya dikuasai dan hafal.

 

3.    Membuat Ringkasan

Dalam belajar dirumah selain mengatur waktu belajar dan mengahafal pelajaran kita juga perlu membuat ringkasan. Beberapa cara membuat ringkasan antara lain :

§  Menandai pada hal yang dianggap pokok atau penting dari bahan pelajaran yang dibaca, dengan menggaris bawahi.

§  Membuat kerangka ringkasan / bagan berdasarkan hal – hal yang telah ditandai tersebut agar memperoleh gambaran secara keseluruhan

 

4.    Membaca dengan Baik

Membaca bukan merupakan suatu pelajaran yang pasif, tapi perlu usaha untuk dapat memahami dan mengerti apa yang dibaca. Karena itu dalam membaca perlu ada suatu cara atau metode yang tepat,  seperti berikut ini :

§  Bacalah secara keseluruhan dari kalimat permulaan sampai bagian akhir, kemudian baca ulang


Evaluasi

1. Evaluasi Proses : Memperhatikan proses layanan dengan refleksi hasil masing-masing

    peserta didik dan sikap atau antusias peserta didik dalam mengikuti kegiatan layanan.

2. Evaluasi Hasil : Evaluasi setelah mengikuti kegiatan klasikal, antara lain: merasakan

    Suasana menyenangkan,pentingnya topik yang dibahas, cara penyampaian yang menarik.


























 bagian-bagian pokok

§  Membuat pertanyaan-pertanyaan sendiri, guna lebih memahami isi bacaan

§  Mengadakan diskusi pribadi, berdialog dengan pikiran sendiri

§  Menguji seberapa jauh hal-hal yang telah dibaca itu masih ada dalam ingatan dengan jawab atau dengan mengerjakan latihan.

Rabu, 24 Juli 2024

ALLAH SWT SELALU HADIR DI DALAM HIDUPKU


Komponen                      

:

Layanan dasar

 

Bidang Layanan

:

Pribadi

 

Topik / Tema Layanan

:

Allah SWT selalu hadir di dalam hidupku

 

Aspek  Perkembangan

:

Landasan Hidup Religius

 

Capaian Layanan

:

Peserta didik mampu menunjukkan sikap beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui penumbuhan kebiasaan perilaku yang sesuai dengan agama dan kepercayaannya seperti pemahaman tentang tujuan dan arah hidup serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari

 

Kelas/Semester 

:

VII/Ganjil

Dimensi PPP

:

Mandiri, Gotong Royong.

 Fase

:

 D

Alokasi waktu

:

1 X 40 Menit

Tujuan Layanan

1.   Peserta didik/konseli dapat memahami Allah SWT selalu hadir di dalam hidupku

2.   Peserta didik/konseli dapat mengenal lebih dekat tanda-tanda kebesaran Allah atau ciptaan Allah SWT YME

3.   Peserta didik/konseli dapat meningkatkan iman dan tawqa kepada Allah SWT YME


Materi Layanan; 

ALLAH SWT SELALU HADIR DI DALAM HIDUPKU

Mengenal Allah SWT, Alloh kholiq, Alloh malik, Alloh Roziq, Alloh sami' Alloh basyir, Alloh Aliim

Ibadah tidak hanya terfokus pada ibadah dalam masjid, tetapi ibadah dapat mencakup keseluruhan aktifitas hidup kita. Ibadah dapat kita lakukan dengan hati, dengan lisan dan dengan amal perbuatan sehari-hari. Ada pepatah mengatakan tak kenal tak sayang, tak sayang tak cinta. Pertanyaannya sekarang sudahkah kita dicintai Allah SWT? Bagaimana kita akan berharap dicintai Allah SWT, sedangkan kita sendiri tidak berusaha mengenalnya! Padahal jelas Allah SWT itu Maha Pengasih dan Penyayang!


Evaluasi

1.      Apa yang sudah anda lakukan untuk dapat menjalankan perintah agama dengan baik dan benar?

2.      Hambatan-hambatan apa sajakah yang mungkin timbul dalam upaya-upaya menjalankan perintah agama dengan baik dan benar?

3.      Apa yang bisa anda lakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut?


Selasa, 23 Juli 2024

pentingnya kontrak belajar

Komponen 

:

Layanan Dasar

Bidang Layanan

:

Belajar Sosial

Topik / Tema Layanan

:

Gaya belajar

Kelas / waktu

:

VII tgl, 23 Juli  2024

Pengampu

:

Yulian Wilyanus


Tujuan Layanan:

Peserta didik mendapatkan manfaat dari sebuah pembelajaran di sekolah. 

Apersepsi : 

Menanyakan kesiapan peserta didik/konseli untuk mengikuti bimbingan

Memeriksa atribut kelangkapan 

Memulai dengan mengungkapkan masa perpindahan jenjang pembelajaran dari sekolah dasar ke sekolah menengah pertama dimana pesertadidik akan mengalami berbagimacam adaptasi yang sudah dimulai dari masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).


Materi bimbingan :





Apa itu Kontrak Belajar Siswa?

Menurut Geoff Anderson, kontrak belajar adalah adalah dokumen yang digunakan untuk membantu dalam perencanaan proyek pembelajaran. Kontrak belajar ini merupakan perjanjian tertulis yang dinegosiasikan antara pelajar dan guru, dosen atau staf penasihat bahwa kegiatan tertentu akan dilakukan untuk mencapai tujuan atau sasaran pembelajaran tertentu

Intinya, kontrak belajar siswa adalah dokumen atau komitmen antara siswa dan guru untuk membantu memastikan bahwa siswa terlibat dalam pembelajaran sesuai dengan rancangan dan tujuan pendidikan. 

Kontrak tersebut harus menguraikan harapan masing-masing pihak, seperti:

  • Apa yang diharapkan dari siswa?
  • Kemajuan seperti apa yang harus mereka capai dan kapan mereka harus mencapai pencapaian mereka?
  • Bagaimana guru akan mendukung mereka selama waktu pembelajaran?

Manfaat Kontrak Belajar Siswa

Berikut ini beberapa manfaat yang dapat dirasakan apabila membuat kontrak belajar bagi siswa diantaranya:

  1. Kontrak belajar siswa adalah cara yang sederhana namun efektif untuk mendorong keterlibatan dan keberhasilan yang lebih besar di dalam kelas. Dengan memberikan ekspektasi, jadwal, dan tujuan yang jelas kepada siswa, guru dapat membantu mereka merencanakan kesuksesan secara efisien.
  2. Dengan kontrak belajar, guru dapat dengan mudah memetakan semua mata pelajaran, siswa lebih mampu memahami tujuan keseluruhan dan menyelaraskan kegiatan sehari-hari mereka dengan tujuan tersebut. 
  3. Melatih sikap dan kedisiplinan siswa
  4. Menerapkan keadilan.dan transparansi di sekolah atau kelas
  5. Dapat meningkatkan kolaborasi antara guru dan siswa. Kontrak ini memberikan kesempatan bagi guru untuk mengkomunikasikan ekspektasi secara jelas dan kemudian berdialog secara berkelanjutan dengan setiap siswa tentang kemajuan mereka – dan memberikan umpan balik bila diperlukan. 
  6. Meningkatkan komunikasi dua arah dengan memperkuat hubungan antara guru dan siswa, yang mengarah pada kolaborasi yang lebih produktif di dalam kelas.

Komponen Kontrak Belajar Siswa

Kontrak belajar siswa adalah perjanjian antara siswa dan guru yang menguraikan harapan untuk kelas dan bagaimana kinerja akan dievaluasi. Kontrak ini harus mencakup komponen-komponen berikut:

  1. Menetapkan Tujuan Bersama
    Kontrak tersebut harus secara jelas mendefinisikan apa yang diharapkan dari guru dan siswa untuk memastikan bahwa semua orang memiliki pemahaman yang sama. Hal ini dapat mencakup kebijakan tentang kehadiran, tugas, nilai, dan harapan lain yang mungkin muncul selama masa belajar.
  1. Strategi dan Sumber Daya
    Kontrak pembelajaran yang dibuat memuat segala kegiatan dan aturan-aturan yang diberlakukan dan harus ditaati oleh siswa. Untuk menjalankan kegiatan tersebut diperlukan partisipasi dalam penyelesaian penugasan.
  1. Garis waktu
    Menetapkan garis waktu dapat menciptakan rasa urgensi dan memastikan bahwa siswa berada di jalur yang benar atau memiliki waktu untuk melakukan penyesuaian jika diperlukan. Garis waktu harus secara jelas menguraikan tanggal jatuh tempo tugas, tes, dan pencapaian lainnya yang merupakan bagian dari pembelajaran.
  1. Perjanjian Kolaborasi
    Penting untuk mendiskusikan ekspektasi secara terbuka dengan siswa mengenai kolaborasi dalam proyek atau tugas dengan teman sekelas. Menetapkan aturan yang jelas dan mudah dipahami oleh semua orang akan membantu menghindari masalah yang berkaitan dengan plagiarisme atau kecurangan.
  1. Tentukan Penilaian Kinerja
    Dengan menyertakan bagian tentang bagaimana kinerja akan dinilai, Anda dapat memastikan bahwa siswa memahami kriteria keberhasilan di kelas Anda dan apa yang harus mereka lakukan untuk memenuhinya. Hal ini dapat mencakup metrik yang nyata seperti catatan kehadiran, tes, ujian, atau tugas tertulis dan presentasi.
  1. Kesepakatan Bersama 
    Setelah kedua belah pihak menyetujui semua yang ada di dalam kontrak, mintalah mereka untuk menandatanganinya agar keduanya bertanggung jawab atas ketentuan-ketentuannya. Hal ini memungkinkan Anda untuk memiliki catatan tertulis tentang diskusi Anda serta sebagai referensi jika ada pertanyaan atau perselisihan di kemudian hari.
  1. Penyelesaian dan Hukuman
    Setiap perjanjian yang dibuat harus memuat poin-poin hukuman yang akan diberikan kepada siswa apabila mereka melanggar.

 Evaluasi

1. Proses : 

Memperhatikan proses layanan dengan refleksi hasil masing-masing peserta didik dan Sikap atau antusias peserta didik dalam mengikuti kegiatan layanan.

2. Hasil : 

Evaluasi setelah mengikuti kegiatan klasikal, antara lain: merasakan suasana yang menyenangkan,pentingnya topik yang dibahas, cara penyampaian yang menarik.


“Remaja bertanggung jawab adalah pribadi yang sedang mempersiapkan masa depan yang lebih baik.”

  A. IDENTITAS Nama Guru Yulian Wilyanus Mata Pelajaran Bimbingan Konseling Hari/Tanggal Rabu, 23 September 2026 Fase/Kelas D / 7 B, D. Judu...